Categories: Politik

PPP Isyaratkan Lukman Hakim Diganti

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Isyarat pergantian menteri dari parpol tampak jelas pada pertemuan Presiden Joko Widodo dengan PPP di Istana Bogor kemarin (9/10). Satu-satunya Menteri asal PPP, Lukman Hakim Saifuddin direncanakan untuk ditarik dari kursi Menteri pada susunan kabinet mendatang. PPP akan mengusulkan nama lain.

Isyarat itu disampaikan Sekjen PPP Asrul Sani usai bertemu Jokowi bersama ketum PPP Suharso Monoarfa dan 34 DPD PPP se-Indonesia kemarin. ’’Kami ini cenderung menganut prinsip gentian,’’ terangnya. PPP akan mengajukan kader lain sebagai calon Menteri di kabinet mendatang sesuai kebutuhan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin.

Apakah itu berarti Lukam akan ditarik dari jabatannya saat ini sebagai Menteri Agama, Asrul tidak menyatakannya secara lugas. ’’Pak Lukman tentu ada penugasan yang lain nanti,’’ lanjutnya. DPP Akan memberikan tugas lain, atau bisa saja bila presiden nanti memerlukan, Lukman mendapat penugasan dari Jokowi atau Ma’ruf.

Menurut Asrul, PPP merupakan partai yang berbasis pada kader. ’’Kami kan juga harus memberikan kesempatan kepada kader-kader yang lain untuk bisa menduduki jabatan-jabatan di pemerintahan,’’ tutur Asrul.  

Sementara itu, Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa menjelaskan, pada prinsipnya penentuan kabinet tetap ada di tangan presiden. ’’Kalau presiden mau mengganti, ya presiden pula yang akan mengeluarkannya dari situ (kabinet),’’ terangnya. Yang jelas, nasib Lukman baru akan dilihat setelah proses hukum di KPK kelar.

PPP, lanjut Suharso, tentu menyiapkan nama-nama sebagai pilihan kepada presiden. Namun, dia baru akan berpendapat bila dimintai saran. ’’Misalnya, Pak Harso, saya mau ganti Menteri A, pak Harso ada kader nggak? Baru kami memberi,’’ lanjutnya. Atau bila presiden tertarik dengan salah satu kader PPP, lalu meminta pendapatnya soal kader tersebut, barulah dia memberi saran dan gambaran.

Untuk saat ini, tambah Suharso, Presiden baru meminta PPP menyiapkan sejumlah kader saja. ’’Kalau Nasdem minta 11, PKB minta 10, maka pantas juga kalau PPP minta 9. Itu kata Presiden,’’ tambahnya. Pihaknya akan berembuk terlebih dahulu di internal untuk menyiapkan nama-nama yang akan diajukan kepada Presiden.(byu/jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

9 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

10 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

10 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

10 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

10 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

11 jam ago