Categories: Politik

PKS dan Demokrat Tak Ada Niat Tumbangkan Pemerintah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket PT PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menuai polemik di DPR. Pasalnya, usulan politik itu dianggap bisa menjatuhkan pemerintah.

Namun, pandangan itu ditolak keras oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Jazuli Juwaini. Menurutnya, pansus hanya sebagai alat untuk membuka kasus ini secara terang benderang.

"Pansus ini bukan untuk menjatuhkan pemerintah atau apa, tetapi ingin membuka secara terang benderang," kata Jazuli saat penyerahan usulan pembentukan Pansus Hak Angket Jiwasraya oleh PKS dan Partai Demokrat kepada Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/2).

Selain itu, kata Jazuli, pembentukan Pansus Hak Angket Jiwasraya tidak lain untuk penegakan hukum yang objektif. Sekaligus untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi di Indonesia.

"Kami tidak ingin industri sejenis ini ambruk," ujar Jazuli.

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Herman Khaeron mengatakan, pihaknya sudah memutuskan untuk tetap memperjuangkan hak angket karena ini merupakan aspirasi yang harus dijalankan oleh pimpinan DPR.

"Kenapa kami tetap memperjuangkan Pansus Jiwasraya, karena ini bukan kasus kecil. Ini hal besar yang tentu harus dibuka sejelas-jelasnya," katanya.

Herman juga menilai, jika DPR tak serius menuntaskan Jiwasraya, kepercayaan publik juga akan luntur terhadap lembaga-lembaga keuangan yang ada di negeri ini.

"Pansus ini bagian dari upaya kami untuk menghentikan terjadinya potensi krisis yang lebih besar," paparnya.

Nantinya, usulan pembentukan Pansus Hak Angket Jiwasraya yang diteken 104 anggota ini akan disalurkan sesuai mekanisme yang ada di Dewan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

1 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago