Komjen Purn Anang Iskandar(jpnn.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Mantan Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal (Purn) Anang Iskandar mengaku tidak sependapat dengan anggapan publik tentang konflik antara kepolisian dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, justru Polri dan KPK bisa bersinergi dalam pemberantasan korupsi.
“Satu rumah kok. Itu tergantung pimpinannya. Ya tinggal menyinergikan saja. Membangun team building,” ucap Anang usai mendaftar sebagai calon pimpinan KPK di kompleks Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (3/7).
Jika kelak memimpin KPK, Anang menegaskan bahwa team building akan menjadi perhatian utamanya. Selain itu, mantan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut juga akan meningkatkan aparatur di KPK demi mengoptimalkan pemberantasan korupsi.
Anang pun merasa yakin mampu berbuat di KPK karena punya pengalaman di reserse dan pernah menjadi atasan para penyidik. Karena itu mantan Kapolda Jambi itu akan berfokus pada tiga hal jika kelak memimpin KPK.
Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…
Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…
Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…
Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…
Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.
PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…