Peserta mengikuti aksi reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta, Senin (2/12) (Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Reuni 212 di kawasan Monas Jakarta Pusat, Senin (2/12). Saat memberikan sambutan yang diikuti ribuan umat Islam dari berbagai daerah itu, Anies diteriaki kata-kata presiden.
Seperti diberitakan PojokSatu.id (Jawa Pos Group), para peserta Reuni 212 meneriaki Anies Baswedan dengan panggilan “Presiden! Presiden! Presiden!”. Anies dalam sambutannya menyatakan pemerintah DKI fokus pada pembangunan infrastruktur dan memberikan keadilan kepada masyarakat.
“Kami bukan sekadar ingin membangun infrastruktur fisik, justru yang menjadi perhatian adalah kami ingin menegakkan dan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta,” kata Anies disambut tepuk tangan.
Anies menyoroti berbagai ketimpangan di berbagai aspek yang disebutnya sebagai masalah mendasar. “Ini salah satu masalah mendasar, ada ketimpangan, berbagai aspek. Karena itu semuanya yang ada di sini, mari kita tunjukkan, untuk kita hadirkan persatuan maka harus ada keadilan,” ungkap Anies.
Anies tak menjelaskan bagaimana langkah konkret untuk menangani masalah ketimpangan di Jakarta. Namun ia menyebut tantangannya selalu ada.
“Di Jakarta, kita merasakan, tantangannya tidak pernah berhenti. Keramaiannya tidak pernah berhenti. Tapi insya Allah, kebisingan itu tidak akan mengganggu semua ikhtiar untuk menghadirkan keadilan di Jakarta,” pungkas Anies.
Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com
Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…
Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…
Kabut asap kian tebal dan kualitas udara memburuk. Pemkab Kuansing meliburkan seluruh sekolah mulai Kamis…
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…