SIAK (RIAUPOS.CO)- DPC Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kabupaten Siak mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Siak, Alfedri-Husni Merza pada Pilkada Kabupaten Siak 2020. Deklarasi berlangsung di sekrektariatnya di Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang, Ahad (1/11/2020) malam lalu.
“Selain mengetahui adat istiadat berbagai suku,tanpa membeda-bedakan agama, juga pak Alfedri telah berhasil membangun Kabupaten Siak," ujar salah satu tokoh Nias, Amosi Waruwu yang dihadiri langsung oleh Alfedri- Husni Merza.
Amosi menyebutkan terbukti hasil pembangunan di Kabupaten Siak semasa Alfedri menjadi Bupati Siak sudah banyak dinikmati oleh masyarakat, diantaranya pelayanan publik yang sangat cepat dan akutabel.
Ia juga berharap kepada pasangan sahabat Alfedri-Husni agar kedepan memperhatikan suku Nias yang ikut berkontribusi mendukung pembangunan Siak dan memperhatikan administrasi kependudukan warga Nias. Pada deklarasi tersebut, Alfedri mendapatkan kehormatan dengan dipasangkan baju adat Nias sebagai tanda keseriusan dan dukungan DPC HIMNI kepada pasangan Alfedri-Husni Merza.
Ketua DPC HIMNI Siak Sokhiaro Halawa menilai pasangan Alfedri-Husni Merza sangat layak menjadi Bupati Siak tahun 2020- 2025. Menurut Aro bahwa Alfedri merupakan sosok memahami adat dan istiadat masyarakat Kabupaten Siak dan telah berbuat banyak membangun Kabupaten Siak.
"Alfedri-Husni layak di dukung. Harapan kita pasangan ini menang untuk menlanjutkan pembangunan Siak," katanya.
Laporan: Wiwik Werdaningsih (Siak)
Editor: Eka G Putra
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar fun walk dalam rangka Dies Natalis ke-4 Tahun 2026 sebagai…
Sebanyak 50.681 peserta PBI JKN di Rohul yang dinonaktifkan sejak Februari 2026 mulai direaktivasi melalui…
Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…
PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…
Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…
Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…