Para pimpinan Universitas Hang Tuah Pekanbaru, mahasiswa PBL foto bersama dengan pihak Kecamatan Rumbai Barat. Humas UHTP untuk Riau Pos
RIAUPOS.CO – MAHASISWA jalur A reguler program studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Kesehatan Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) melaksanakan pengalaman belajar lapangan (PBL) dengan tiga tahapan yaitu PBL I mulai 13-25 Januari 2025, PBL II mulai 24 Februari hingga 8 Maret 2025 dan PBL III pada September mendatang.
Mahasiswa tersebut ditempatkan di empat kelurahan wilayah kerja Puskesmas Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat meliputi Kelurahan Rumbai Bukit, Maharani, Agrowisata dan Rantau Panjang. Mahasiswa yang melaksanakan kegiatan PBL I sebanyak 137 Orang, sedangkan 7 orang mengikuti kegiatan merdeka belajar kampus merdeka yaitu PKKM dan MSIB. PBL II sebanyak 144 orang sedangkan PBL 3 sebanyak 144 orang.
PBL ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memecahkan berbagai masalah kesehatan masyarakat pada kondisi nyata dan sekaligus program pengabdian untuk pemberdayaan masyarakat. Pembukaan PBL I, II, dan III dilaksanakan Senin (13/1) dihadiri oleh Rektor Universitas Hang Tuah Prof Dr Syafrani MSi, Dekan Fakultas Kesehatan Ns Abdurrahman Hamid MKep SpKep Kom, Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat Assoc Prof Dr Reno Renaldi MKes, dosen pembimbing akademik serta Camat Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Fachruddin Panggabean SSos MAp diwakili Karespan SIP selaku Kasi Trantip, 2 staf kecamatan, Kepala Puskesmas Rumbai Bukit Iswadi, serta Lurah Kelurahan Rumbai Bukit, Maharani, Agrowisata, Rantau Panjang, bidan dan kader di 4 kelurahan, Ketua Forum RT/RW kecamatan, Ketua LPM Kecamatan serta 64 orang mahasiswa perwakilan dari 23 kelompok PBL.
Rektor Universitas Hang Tuah, Prof Dr Syafrani MSi menyatakan, pembukaan PBL ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan pendidikan teori dengan praktik lapangan, sehingga mahasiswa dapat memahami kondisi nyata di masyarakat. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan pengalaman ini untuk menggali potensi daerah.(hen/c)
Laporan HERIANTO BASRAH, Pekanbaru
Polres Pelalawan memusnahkan lebih dari 20 ton bawang ilegal di TPA Kemang karena tidak dilengkapi…
Pemkab Rohul dan Rohil sepakat membangun jembatan dan jalan penghubung di wilayah perbatasan guna memperkuat…
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…