Para pimpinan FAI UIR foto bersama dengan lulusan terbaik yudisiawan FAI UIR, Senin ( 13/10/2025). Herianto Baserah/Riau Pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau (UIR) menggelar yudisium sarjana periode III tahun 2025 di Hotel Royal Asnof Pekanbaru, Senin (13/10). Sebanyak 184 lulusan mengikuti prosesi yang mengusung tema “Mewujudkan Cendekiawan Muslim yang Berintegritas, Berilmu, dan Berakhlak Mulia.”
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) UIR, yakni Wakil Ketua III Bidang Aset Drs H Sudarmo Hasan MA, serta jajaran pimpinan FAI UIR — Dekan Prof Dr Hamzah MAg, Wakil Dekan I Prof Dr Syahrani Tambak SAg MA, Wakil Dekan II Muhammad Arif SE MM, Wakil Dekan III Dr Zulfadli Hamzah B IFB MIFB, dan Kepala Tata Usaha Nasrul SPsi. Orang tua para yudisiawan juga turut hadir memberikan dukungan.
Dalam sambutannya, Prof Dr Hamzah MAg menyampaikan bahwa yudisium kali ini menjadi momen terakhir dirinya menjabat sebagai Dekan FAI UIR. Ia bertekad menjadikan FAI sebagai ikon kebanggaan Universitas Islam Riau bersama jajaran wakil dekan dan ketua program studi.
“Insyaallah tahun ini FAI UIR akan membuka program S2 Pendidikan Agama Islam. Kami juga mendukung kebijakan Rektor UIR agar mahasiswa bisa menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral di kampus ini. Artinya, S1, S2, dan S3 bisa diselesaikan di UIR,” ujarnya.
Hamzah juga mengungkapkan, pihaknya tengah berupaya melobi Ustaz Abdul Somad (UAS) agar bergabung menjadi dosen tetap di FAI UIR. Langkah ini, katanya, merupakan bagian dari upaya memajukan mutu pendidikan di fakultas tersebut.
Kepada para lulusan, ia berpesan agar tidak melupakan jasa orang tua dan dosen yang telah membimbing hingga menyelesaikan studi.
“Kesuksesan kalian hari ini tidak lepas dari peran orang tua dan guru. Hormati mereka karena dari merekalah lahir ilmu dan budi pekerti,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Aset YLPI, Drs H Sudarmo Hasan MA, turut memberikan pesan moral kepada para lulusan. Ia mengingatkan pentingnya meneladani para ulama dan cendekiawan.
“Kita banyak mendapat ilmu dari para guru dan ulama. Ilmu itu akan bermanfaat jika diiringi dengan amal kebaikan. Karena itu, senantiasalah berbuat baik kepada siapa pun,” ujarnya.(nto/c)
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…