Ketua Tim dosen Universitas Muhammadiyah Riau Dr Seri Hartati MPd (kiri), Diki Arisandi MKom (dua kiri), Kepala Sekolah Pekanbaru Lab School Widiyono SPd MSi CCP (dua kanan) dan Siti Niah MPd (kanan) foto bersama saat penyerahan aplikasi SLIDS kepada Pekanbaru Lab School sebagai sarana pembelajaran interaktif untuk anak berkebutuhan khusus, Kamis (2/10/2025). (Umri untuk Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan inklusif. Melalui tim dosennya, Umri meluncurkan Smart Learning for Special Kids (SLIDS), sebuah aplikasi pembelajaran interaktif berbasis web untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Aplikasi ini resmi diperkenalkan di Pekanbaru Lab School, Kamis (2/10).
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr Seri Hartati MPd selaku ketua tim, didampingi anggota Diki Arisandi MKom dan Siti Niah MPd, serta melibatkan mahasiswa dan sejumlah undangan.
Dr Seri Hartati menjelaskan, SLIDS dirancang dengan pendekatan psikologis dan visual inklusif sehingga anak bisa belajar sesuai kemampuan, ritme, dan minatnya. Aplikasi ini juga memiliki fitur pemantauan bagi guru dan orang tua, sehingga perkembangan belajar anak dapat dipantau secara berkesinambungan.
“Inovasi ini lahir dari hasil hilirisasi riset dosen Umri yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Harapannya, SLIDS bisa menjadi model pembelajaran digital inklusif nasional,” ujarnya.
Serah terima aplikasi dilakukan tim dosen Umri dan diterima langsung oleh Kepala Pekanbaru Lab School, Widiyono SPd MSi CCP. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata dari kampus.
“Kami sangat berterima kasih atas hibah SLIDS ini. Aplikasi ini tidak hanya memudahkan anak-anak berkebutuhan khusus belajar dengan cara menyenangkan, tapi juga membantu guru mengajar lebih efektif di kelas,” ungkap Widiyono.
Melalui SLIDS, Umri berharap dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sekolah, demi menghadirkan pendidikan inklusif yang ramah anak serta berkelanjutan.(ali)
Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…
Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…
Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…
Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…
Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…