Categories: Pendidikan

150 Mahasiswa Kesmas UHTP Jalani PBL di Kecamatan Binawidya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Sebanyak 150 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) resmi memulai pengalaman belajar lapangan (PBL) di Kecamatan Binawidya, Senin (5/1).

Kegiatan PBL tersebut mencakup PBL I, PBL II, dan PBL III yang diikuti oleh 26 kelompok mahasiswa. Para peserta disebar di dua kelurahan, yakni Kelurahan Binawidya dan Kelurahan Simpangbaru yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Simpangbaru.

Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Rektor UHTP Prof Dr Syafrani MSi, Dekan Fakultas Kesehatan Ns Abdurahman Hamid MKep Sp Kep Kom, Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat Dr Reno Renaldi SKM MKes, Camat Binawidya Indah Vidya Astuti SSTP, Kepala Puskesmas Simpangbaru drg Hidayani, lurah setempat, serta unsur TNI dan Polri. Turut hadir pula dosen pembimbing akademik dan pembimbing lapangan.

Dalam pelaksanaannya, PBL I difokuskan pada pengumpulan data dan identifikasi permasalahan kesehatan masyarakat. Mahasiswa melakukan survei mendalam, mulai dari prevalensi penyakit menular, kondisi sanitasi lingkungan, pola gizi masyarakat, hingga berbagai persoalan kesehatan lainnya.

Selanjutnya, PBL II diarahkan pada tahap perencanaan dan intervensi, sedangkan PBL III menitikberatkan pada pelaksanaan monitoring serta evaluasi dari program yang telah dirancang.

Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru, dr H Zainal Abidin MPH, menekankan pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik bagi mahasiswa. Menurutnya, praktik lapangan menjadi sarana untuk membumikan teori yang diperoleh di bangku kuliah.

“Pada praktik lapangan, mahasiswa akan berhadapan langsung dengan struktur organisasi pemerintah daerah, mulai dari bupati, wali kota, camat, lurah hingga kepala desa,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UHTP Prof Dr Syafrani MSi berharap mahasiswa dapat menjalankan PBL dengan baik, menjaga adab dan etika, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui edukasi kesehatan secara langsung.

“Program ini sekaligus memperkuat hubungan antara universitas dan masyarakat,” tutupnya. (nto/c)

Redaksi

Recent Posts

Barongsai dan Lampion Terangi Malam Cap Go Meh di Bagansiapiapi

Ribuan warga meriahkan Cap Go Meh 2577 Kongzili di Bagansiapiapi dengan pawai lampion dan atraksi…

2 jam ago

PSMTI Riau Serahkan 200 Paket Lebaran untuk Personel Kodam XIX/TT

PSMTI Riau serahkan 200 paket Lebaran ke Kodam XIX/TT dan ajak kolaborasi donor darah Ramadan…

2 jam ago

Kebakaran Hebat di Concong, 26 Rumah dan Polsek Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Concong Luar, Inhil, hanguskan 26 rumah, tujuh gudang, Polsek dan Pos Babinsa. Tidak…

4 jam ago

Periode 4–10 Maret 2026, Harga TBS Plasma Riau Resmi Naik Tembus Rp3.613 per Kg

Harga TBS kelapa sawit mitra plasma Riau periode 4–10 Maret 2026 naik jadi Rp3.613,91 per…

5 jam ago

Harga Melonjak Tajam, Inflasi Tembilahan Februari 2026 Capai 7,32 Persen

Inflasi Tembilahan Februari 2026 capai 7,32 persen, melonjak dibanding dua tahun terakhir. Pemkab Inhil siapkan…

5 jam ago

Grand Elite Hotel Pekanbaru Gelar Buka Puasa dan Santuni Anak Yatim

Grand Elite Hotel Pekanbaru gelar buka puasa bersama dan santuni anak yatim serta warga sekitar…

5 jam ago