Para guru dan murid dari Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina Bunut foto bersama Redaktur Pelaksana Riau Pos, Syahrul Mukhlis dan tim usai berkunjung ke redaksi Riau Pos dalam rangka memperkenalkan penerbitan koran sebagai alat komunikasi, Kamis (29/2). (defizal riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Guru dan murid Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Pembina Bunut berkunjung ke Riau Pos. Mereka mengajak muridnya untuk memperkenalkan koran sebagai alat komunikasi, Kamis (29/2).
Kepala TKN Pembina Bunut sekaligus Ketua rombongan Lidya Sriayona Spd turun langsung mendampingi muridnya. Dia didampingi empat guru pendamping Erliana Spd, Erliya Dewi Spd, Melly Tribudiarti Spd, Mega Sari Spd beserta beberapa orang tua wali murid.
Rombongan disambut Redaktur Pelaksana Syahrul Mukhlis dan team Riau Pos.
Anak-anak diajak foto bersama, kemudian menerima materi dari kunjungan tersebut. Anak-anak juga dipersilakan melihat ruang kerja wartawan dan redaktur. Murid dan orangtuanya diajak melihat percetakan koran yang berada dalam satu Kompleks Graha Pena Riau.
“Dengan belajar ke Riau Pos dapat memancing lebih giat membaca, mengenal huruf-huruf, bisa termotivasi literasi, dan tau koran merupakan salah satu alat komuniksai,” jelasnya
Dikatakannya kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari wali murid karena program belajar outdoor ini menjadi agenda tahunan.
“Selain menambah pengalaman anak-anak, mengenal dan mendapat ilmu media komunikasi dan bisa melihat langsung proses produksi percetakan koran,” tambahnya.
Salah satu wali murid TKN Pembina Bunut yang turut mendampinggi Sandra Marita mengatakan, kegiatannya bagus dan anak-anak terlihat senang gembira karena selama ini mereka hanya mendengar dan melihat dari media lain kalau outdoor bisa belajar langsung .
“Kami mendukung, kegiatan ini sangat baik dan sesuai dengan dunianya, melihat langsung, dengan begitu mereka bisa belajar dan lebih memahami tentang tema alat komunikasi,” kata Sandra Marita.(*1/rul/c)
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…