Categories: Opini

Pelalawan yang Menawan

Sebagaimana dengan Kabupaten lain yang dimekarkan pada tanggal 12 Oktober 1999 yang lalu, Kabupaten Pelalawan genap berusia 24 tahun pada tanggal 12 Oktober 2023 yang lalu. Tema pokok yang diusung pada peringatan ulang tahun Pelalawan yang ke24 ini adalah ‘Melaju Bersama Menuju Pelalawan Menawan”.

Tema ini sangat tepat pada saat Pelalawan bersama Pak Bupati muda yang energik mencoba menjadikan Kabupaten Pelalawan sebagai destinasi tujuan wisata yang menarik dengan ciri khas unik sehingga Pelalawan benar-benar menjadi destinasi wisata manca negara.

Letaknya sangat strategis karena berada di halaman depan Provinsi Riau yang berhadapan langsung dengan Malaysia, Singapura dan Thailand yang sudah duluan menjadi tujua wisata manca negara. Selangkah saja mereka bergerak ke Selatan sudah sampai di Kabupaten Pelalawan. Apalagi sejarah mencatat betapa seorang Raja Melaka yang terkenal bernama Sultan Mahmudsyah 1 pernah mengungsi ke wilayah ini sampai mangkat dan dimakamkan di desa kecil Pekan Tua Kabupaten Pelalawan bisa menjadi napak tilas kunjungan sejarah Raja Melaka ke Pelalawan Riau, Indonesia.

Festival Bono yang dilaksanakan pada hari Senin Tanggal 27 November 2023 di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupten Pelalawan menjadi iven tahunan yang menarik bagi para peselancar dunia untuk mencoba menundukkan gelombang pasang bono sepajang 17 km dari muara Sungai Kampar ke hulu sungai yang dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam. Hal ini tentu saja menjadi tantangan dan daya tarik tersendiri bagi peselancar kawakan dunia untuk menguji kelenjar adrenalinnya.

Istana Sayap yang terletak di Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan bisa juga dijadikan sebagai obyek wisata yag menarik terutama bagi anak-anak sekolah mulai dari Sekolah Taman Kanak-kanak dampai Perguruan Tinggi.

Di sini para pengunjung dapat menyaksikan peninggalan benda-benda sejarah kerajaan Pelalawan masa lalu berupa pakaian, peralatan rumah tangga, alat-kerajinan masa lalu sambil menikmati pertunjukan kebudayaan berupa tarian, nyanyian serta gurindam seloka yang dimainkan oleh anak-anak sanggar tari dan anak-anak sekolah tempatan.

Selain itu mereka dapat pula menomton film dokumenter mengenai sejarah kerajaan Pelalawan masa lalu, masa kini dan kemungknan apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Derap langkah kemajuan kerajaan Pelalawan sampai berdirinya Kabupaten Pelalawan insha Allah akan dapat dilihat di sini. Selain itu para pengunjung dapat pula menikmati berbagai macam menu makanan dan minuman yang akan dibangun di sini. sebagai produk inovasi para dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Perkebunan Kabupaten Pelalawan.

Kawasan Bakti Praja Kabupaten Pelalawan adalah merupakan kawasan Perkantoran Pemerintah Deerah yang sekarang sudah ditata dengan apik sehingga bisa menjadi kawasan wisata yang menarik.selain ada Tugu Bono yang terletak di tengah persimpangan jalan utama menuju Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Pelalawan, disini juga terdapat taman bunga di sepanjang jalan protokoler dengan bunga yang mekar berwarna warni.

Di sini juga ditanam berbagai jenis tanaman mulai dari sawit, kelor dan berbagai tanaman obat-obatan juga terdapat tanaman hortikultura yang dijaga dan dikelola oleh mahasiswa dan dosen Instutut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia.

Setiap tahun pada saat ulang tahun Kabupaten Pelalawan yang jatuh pada setiap tanggal 12 Oktober selama lebih kurang seminggu diadakan festival kebudayaan Melayu yang di mainkan oleh berbagai sanggar tari dan anak-anak sekolah di Kabupate Pelalawan selain juga diadakan bazar tahunan dengan menampilkan berbagai macam produk inovasi dan suvenir dari berbagai daerah di seluruh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pelalawan.

Danau-danau yang terdapat di kawasan ini juga dipelihara ikan patin yang dapat dinikmati oleh semua pengunjung melalui restoran yang terdapat di kawasan ini dengan berbagai macam jenis masakan tradisional dan modern. Festifal kembang api juga diadakan setiap malam selama peringatan Ulang Tahun tersebut.

Danau Tajuwit adalah merupakan salah satu danau yang terdapat di Kecamatan Langgam yang dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik. Selain kaya dengan pemandangan yang indah dengan pohon-pohon yang menjulag tinggi danau ini juga dikelilingi dengan hutan tropis yang menyejukkan. Berbagai macam bermain rekreasi dapat dinikmati di danau ini seperti berdayung sampan, memancig ikan dan juga berselancar air.

Danau Betung yang terletak di Kecamatan Bandar Petalangan merupakan salah satu danau yang di tengah-tengah danau dibangun musium kebudayaan masyarakat suku petalangan yang menjadi simbol kebudayaan masyarakat di daerah Bandara Petalangan.

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

24 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

1 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

1 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

1 hari ago