Categories: Olahraga

7.294 Perusahaan Beroperasi di Batam

BATAM (RIAUPOS.CO) — Usia produktif menjadi penyumbang terbanyak pencari kerja (Pencaker) di Kota Batam. Berdasarkan Data Dinas Tenaga Kerja usia 20-29 tahun paling banyak yaitu mencapai 26 ribu lebih. dari total 40 ribu AK1 yang dikeluarkan.

"Hampir 50 persen dari AK1 yang masuk itu produktif semua. Baik laki-laki maupun perempuan berimbang," kata Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, Sabtu (28/12/2019).

Ia menyebutkan serbuan pencaker paling banyak itu terjadi di Bulan Juli yakni mencapai 1.053 pencaker. Hal ini dikarenakan dua momen besar. Perrtama karena pasca lebaran dan kedua karena anak SMA sederajat baru menyelesaikan sekolah mereka.

"Paling ramai setiap tahunnya. Wajah-wajah baru tamat masuk untuk mencari pekerjaan," jelasnya.

Kelompok umur selanjutnya yang banyak mendaftar adalah usia 15-19 tahun. Disusul usia 30-44 tahun yang jumlahnya tidak banyak hanya 270 orang.

Rudi menjelaskan persaingan kerja di Batam cukup tinggi. Sebab lowongan yang tersedia tidak pernah melebihi jumlah pencaker yang ada. Hal ini disebabkan karena industri belum tumbuh maksimal.

Kendati demikian, tahun 2020 mendatang, diperkirakan akan kenaikan untuk perkembangan industri terutama itu offshore. Sedangkan untuk galangan mulai ada proyek meskipun tidak banyak.

"Bisa jadi gairah industri ada kemajuan. Untuk itu kebutuhan pencari kerja juga akan meningkat di tahun depan," sebutnya.

Rudi menyebutkan sektor industri masih yang paling ramai. Hingga kini terdapat sedikitnya 2.368 perusahaan yang bergerak di bidang tersebut. Di susul bidang perhotelan dan perdagangan sebanyak 1.813 perusahaan, bidang jasa 1.251 perusahaan. Selanjutnya bidang keuangan dan asuransi sebanyak 548 perusahaan, bangunan 942 perusahaan dan berbagai perusahaan lainnya.

"Total ada 7.294 perusahaan yang aktif saat ini. Inilah yang diperebutkan hampir 40 ribu pencaker setiap tahunnya. Kemampuan mereka hanya untuk mengisi lowongan operator. Kalau di atasnya belum banyak," terang Rudi.(yui/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

18 jam ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

18 jam ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

19 jam ago

Unri Lepas 1.891 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater

Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.

19 jam ago

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

1 hari ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

1 hari ago