Categories: Olahraga

Menanti duel tim inggris lagi

MONACO (RIAUPOS.CO) — Dalam sewindu edisi Liga Europa terakhir, wakil dari Spanyol dan Inggris berjaya. FC Porto menjadi tim pamungkas yang sanggup melawan hegemoni tim dari kedua negara tersebut dengan menjadi juara periode 2010-2011.

Menjelang pengundian fase grup Liga Europa, Jumat (30/8) pukul 19.00 WIB di Grimaldi Forum, dua wakil Inggris menempati posisi terfavorit untuk bisa mengangkat trofi sama seperti yang dilakukan Chelsea musim 2018-2019. 

Tiga rumah bursa yakni William Hill, bet365, dan BetClic mengunggulkan Manchester United dan Arsenal sebagai dua tim teratas jadi kampiun Liga Europa. Tapi posisi itu bisa mengalami pergeseran pada Desember mendatang ketika delapan tim peringkat ketiga Liga Champions bergabung di fase knock out 32 besar. 

Seperti diberitakan Manchester Evening News kemarin (29/8) Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer pada pramusim di Singapura bulan lalu menegaskan ada tiga target realistis untuk David de Gea dkk musim 2019-2020. Yakni mengejar Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa. 

“Kami melihat jika Liga Europa adalah kesempatan terbaik untuk memainkan para pemain muda dan tentu memenangi trofi tersebut. Kami akan lakukan apapun untuk menjuarainya,” kata Solskjaer kepada Manchester Evening News. 

Pelatih 46 tahun tersebut menyadari menang trofi akan menaikkan kadar konfidensi timnya. Berkompetisi melawan Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Hotspur di kancah Premier League terasa lebih sulit daripada memenangi Piala FA, Piala Liga, serta Liga Europa. 

Pasca matchweek 38 dan finis di posisi enam klasemen Premier League, Solskjaer mengatakan Liga Europa merupakan tempat yang pantas buat timnya. Sebuah ucapan kekecewaan eks pelatih Molde kalau melihat performa timnya yang angin-anginan.  

Kiper kedua United Sergio Romero dalam situs resmi klub menyebutkan meski statusnya kompetisi level kedua Eropa namun menang di turnamen ini justru lebih sulit. Mulai jalur kualifikasi yang lebih panjang sampai berjumpa tim kejutan yang namanya mungkin baru mereka dengar saat bertemu di lapangan. 

“Jadi, tahun ini merupakan tantangan buat kami untuk bisa mengulang kemenangan kembali. Klub ini memerlukan trofi dimanapun kami berkompetisi,” ucap kiper United saat menjuarai Liga Europa 2016-2017 lalu. 

Pandangan menurunkan pemain muda ala Solskjaer ini juga disetujui oleh pelatih Arsenal Unai Emery. Pelatih yang sudah mengkoleksi tiga trofi Liga Europa bersama Sevilla tersebut berujar strategi ini sudah dijalankan musim 2018-2019 dimana mereka berhasil menapak sampai final.(dra/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Minim Marka Jalan, Keselamatan Pengendara di Kuansing Jadi Sorotan

Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…

4 menit ago

Diterjang Hujan dan Angin, Ikon “Pekanbaru Bertuah” Ambruk

Ikon Pekanbaru Bertuah roboh akibat hujan deras dan angin kencang. DLHK segera lakukan perbaikan usai…

21 menit ago

Polisi Ungkap Motif Keji Pembunuhan Dumaris, Dipicu Narkoba dan Foya-Foya

Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…

20 jam ago

Pendidikan Belum Merata, Abu Bakar Soroti Digitalisasi dan Minimnya Pengawasan Pusat

Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…

21 jam ago

Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…

23 jam ago

Mantan Ajudan Sekwan Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus SPPD Fiktif Terungkap

Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…

1 hari ago