mulai-jengkel-madrid-akan-obral-hazard
MADRID (RIAUPOS.CO) – Real Madrid mulai gerah dan jengkel dengan keberadaan Eden Hazard yang rentan cedera. Mereka kabarnya sudah mulai memasukkan sang winger dalam daftar jual.
Dikutip dari Mundo Deportivo, Senin (29/9/2021), Los Blancos bersedia melepas Hazard dengan harga 50 juta euro (Rp851 miliar).
Sebenarnya, dengan harga itu, Madrid terbilang rugi melepas Hazard. Pasalnya, dulu Madrid membeli Hazard dengan harga 120 juta Euro (Rp2 triliun). Meski rugi, penjualan pemain berpaspor Belgia itu dianggap cukup untuk menutup krisis finansial yang dialami klub ibukota Spanyol itu.
Hazard memang tak maksimal bersama Madrid. Sejak kehadirannya, pemain berusia 30 tahun itu hanya bermain 36 kali untuk Madrid dan menyumbang empat gol saja.
Saat ini, Hazard harus absen karena cedera hamstring. Total, dia telah absen dalam 56 pertandingan selama berkostum Los Blancos.
Bagi Madrid, tentu akan lebih rugi jika tetap mempertahankannya. Apalagi gaji Hazard di Madrid tak bisa dikatakan kecil, dan merupakan yang terbesar di klub itu. Dengan melepas Hazard, Madrid bisa mempertahankan pemain penting lainnya, seperti Sergio Ramos yang belum memperpanjang kontrak.
Belum lagi uang penjualan juga bisa digunakan untuk menambah modal belanja musim panas nanti. Maklum, Madrid juga memang sedang mengincar pemain lain, seperti Kylian Mbappe.
Sumber: Mundo Deportivo/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…