sejarah-ganda-putri-greysia-apriyani-melaju-ke-semifinal
TOKYO (RIAUAPOS.CO) – Sejarah ditorehkan oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Mereka menjadi ganda putri pertama Indonesia yang berhasil lolos ke semifinal Olimpiade sejak cabang bulutangkis dipertandingkan di Olimpiade Barcelona 1992.
Pada babak perempatfinal yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Kamis (29/7/2021), Greysia/Apriyani berhasil menang rubber set atas ganda Cina, Du Yue/Li Yin Hui, dengan skor 21-15, 20-22, dan 21-17.
Pada gim pertama, Greysia/Apriyani sebenarnya tampil dominan. Sempat tertinggal 6-10, namun pasangan nomor 6 dunia ini berhasil keluar dari tekanan dan menyamakan kedudukan. Mereka pun memimpin di interval game pertama dengan 11-10.
Setelah jeda, Greysia/Apriyani tak terbendung setelah mendapatkan lima angka beruntun meninggalkan pasangan Cina itu dengan skor 17-12. Skor 21-15 menjadi skor akhir di gim pertama.
Pada gim kedua, Greysia/Apriyani berusaha tancap gas setelah berhasil unggul 4-0 atas Du/Li. Namun, pasangan Cina ini tak mau menyerah begitu saja dan mendekati perolehan angka menjadi 5-4. Pasangan Cina mulai berkembang ketika mampu menyamakan kedudukan 7-7.
Susul-menyusul angka terjadi setelah skor imbang tersebut. Namun, di interval gim kedua, Greysia/Apriyani berhasil unggul tipis 11-10. Setelah jeda, Du Yue/Li Yin Hui malah mampu mengembangkan permainan. Mereka balik memimpin ketika skor 13-15. Skor sempat imbang 16-16, tetapi Greysia/Apri kembali tertinggal 20-17.
Greysia/Apri tidak mau begitu saja menyerah. Hasilnya, mereka bisa menyamakan kedudukan 20-20. Meski begitu, laga yang berlangsung sengit di gim kedua itu, mampu diakhiri Du Yue/Li Yin Hui dengan skor tipis 22-20. Laga berlanjut dengan rubber game.
Pada gim ketiga, Greysia/Apriyani mengambil alternatif serangan lebih awal. Mereka sempat unggul 6-4 sebelum merebut keunggulan di interval gim ketiga dengan skor 11-7.
Setelah jeda, pasangan Indonesia masih bisa mengungguli Du/Li. Greysia/Apriyani mampu memperlebar jarak keunggulan menjadi 17-10. Meski begitu, Du/Li belum mau kalah dan memperkecil ketertinggalan dengan 20-16. Greysia/Apri pun akhirnya menghentikan langkah pasangan Cina di Olimpiade Tokyo usai merebut gim ketiga dengan skor 21-17.
Dengan hasil ini, Greysia/Apriyani menyusul jejak pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan ke semifinal Olimpiade Tokyo.
Di babak semifinal, Hendra/Ahsan akan menghadapi pasangan kuat Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin. Sedangkan, Greysia/Apriyani akan menunggu pemenang antara Lee Sohee/Shin Seungchan dan Selena Piek/Cheryl Seinen.
Sumber: BWF/Olympic/Tempo/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…