PSSI Tunda Laga PSM Lawan Persija
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Insiden pelemparan bus Persija Jakarta setelah sesi jajal lapangan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, masih berbuntut. PSSI akhirnya memutuskan pertandingan final leg kedua Piala Indonesia 2018-2019 ditunda.
Sebelumnya, CEO PSM Munafri Arifuddin telah menyatakan bahwa mereka tak ingin final ditunda. Meski sempat ada insiden, tapi secara umum, PSM telah meminta bantuan kepada polisi agar memberikan jaminan keamanan.
Ternyata, PSSI berpendapat berbeda. ”Atas dasar pertimbangan keamanan dan kenyamanan, laga final kedua Piala Indonesia kami tunda,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di situs resmi.
Hingga saat ini, PSSI belum memutuskan jadwal baru dan lokasi final leg kedua. Tisha mengatakan, secepatnya itu akan mereka umumkan. ”PSSI percaya dengan pengembangan sepakbola di Makassar,” ujarnya.
Tertundanya final Piala Indonesia ini bisa memberikan dampak yang negatif bagi klub-klub. Sebab, dengan jadwal Liga 1 yang saat ini berjalan saja, mereka sudah mengalami jadwal yang padat. Apalagi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah menyatakan tetap ingin selesaikan Liga 1 pada 22 Desember.
Padahal, ada beberapa agenda di tengah dan akhir tahun yang bisa mengganggu kompetisi, yakni ada Kualifikasi Piala Dunia dan SEA Games. Tentu saja, akan ada sejumlah pemain terbaik dari klub yang membela timnas Indonesia.(jpg)
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.