Categories: Olahraga

Puluhan Suporter di Final Liga Champions Dijebloskan ke Penjara

PARIS (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Prancis menangkap puluhan orang selama final Liga Champions 2022 antara Liverpool dan Real Madrid. Final ini tidak berjalan mulus. Bahkan, kekacauan membuat kick-off tertunda sampai lebih kurang 30 menit.

Pihak Liverpool mengatakan bahwa pemegang tiket asli tidak bisa mengakses pertandingan karena gangguan keamanan. Sementara itu, UEFA dan otoritas Prancis menuturkan bahwa terdapat masalah tiket palsu dalam laga ini.

Dikutip dari AFP, kekacauan di luar Stade de France, Saint-Denis, membuat polisi Prancis sempat menembakkan gas air mata untuk membubarkan para penggemar. Ini bukanlah sesuatu yang diinginkan wilayah yang berdekatan dengan Paris itu. Apalagi, ini sudah dua tahun menjelang Paris menjadi tuan rumah Olimpiade 2024.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan bahwa 68 orang telah ditahan. Sebanyak 39 di antaranya, dijebloskan ke tahanan. Artinya, mereka bisa menghadapi dakwaan.

UEFA sendiri menyalahkan “tiket palsu yang tidak berfungsi di pintu putar”. Inilah yang menyebabkan penundaan final tersebut selama 35 menit.

Di sisi lain, pihak Liverpool sangat kecewa karena suporter mereka menjadi sasaran tembak terjadinya gangguan keamanan tersebut.

Menteri Darmanin sendiri menuding penggemar Liverpool sebagai biang kerok kekacauan. Dia mengatakan bahwa ribuan suporter Inggris baik dengan tiket ataupun tanpa tiket memaksa masuk. Mereka juga terkadang berperilaku kasar terhadap petugas.

Koran Prancis Le Monde berkomentar: “Pesta yang seharusnya mendahului final… diwarnai dan berubah menjadi kekacauan yang nyata.”

“Dari pesta hingga kegagalan,” demikian tajuk laporan harian olahraga terkemuka Prancis, L’Equipe.

Berbeda dengan pemandangan di luar stadion, pihak polisi Paris mencatat bahwa kondisi di dalam stadion berjalan dengan kondusif. Begitu juga dengan situasi di dua zona yang disediakan untuk suporter Real dan Liverpool.

Berdasarkan laporan AFP, sebanyak 40.000 suporter Liverpool tanpa tiket memadati zona nonton mereka di timur Paris. Mereka bersuka ria menikmati suasana final Liga Champions. Kendati kecewa dengan kekalahan timnya, suporter Liverpool meninggalkan area itu tanpa masalah.

Pemadam kebakaran Paris mengklaim bahwa setelah pertandingan, suasana menjadi tenang. Meskipun, mereka mengaku merawat sejumlah suporter karena efek gas air mata dan konsumsi alkohol yang berlebih.

Dalam laga final ini, Real Madrid mengandaskan Liverpool dengan skor 1-0. Satu-satunya gol yang terjadi dalam pertandingan ini dicetak oleh Vinicius Jr pada menit ke-59. Bagi Real, ini adalah gelar Liga Champions ke-14 dalam sejarah klub. Terbanyak dari tim manapun di Eropa.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

7 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

7 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

7 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago