vlahovic-ke-juventus-walikota-florence-dan-pendukung-fiorentina-kecewa
FLORENCE (RIAUPOS.CO) – Cerita tentang transfer Dusan Vlahovic belum usai walau sang pemain telah resmi milik Juventus. Walikota Florence, kota asal klub Fiorentina, Dario Nardella, ikut memberikan komentar dengan nada kecewa.
Juventus telah membayar 70 juta euro kepada Fiorentina untuk bisa membawa Vlahovic ke Turin. Setelah menjalani tes medis, pemain 22 tahun itu meneken kontrak dengan durasi empat setengah tahu bersama Si Nyonya Tua.
Vlahovic akan menjadi andalan baru bagi pelatih Massimiliano Allegri di lini depan. Pemain asal Serbia itu memilih untuk memakai nomor punggung 7, nomor yang sebelumnya dipakai oleh Cristiano Ronaldo.
Saga transfer Vlahovic sejatinya sudah rampung beberapa waktu yang lalu. Hanya saja, karena sang pemain terjangkit Covid-19, maka dia tidak bisa meninggalkan kota Florence untuk bepergian ke Turin.
Satu pekan sebelum diumumkan sebagai pemain baru Juventus, Vlahovic masih positif Covid-19. Nah, di Italia, ada aturan bahwa seorang yang positif baru bisa melakukan tes ulang setelah tujuh hari.
Vlahovic diduga melanggar aturan isolasi Covid-19. Situasi tersebut ramai dibicarakan. Pada akhirnya, Dario Nardella sebagai orang nomor satu di Florence pun memberi komentar atas situasi yang ada.
"Jika benar berita bahwa Vlahovic melanggar aturan nasional tentang isolasi dengan meninggalkan Florence lebih awal itu sangat serius. Seorang juara olahraga yang berperilaku seperti ini! Sungguh mengecewakan," kata Nardella.
Vlahovic memang tidak memenuhi syarat isolasi nasional orang yang positif Covid-19. Tapi, ada aturan lain yang memungkinkan seorang bisa menjalani tes lebih cepat jika mendapatkan izin khusus. Vlahovic telah mendapat izin itu.
Jurnalis Italia, Romeo Agresti, melaporkan bahwa Vlahovic telah mengantongi izin untuk meninggalkan Florence dan pergi ke Turin. Vlahovic mendapat izin dari Otoritas Kesehatan Lokal di Turin untuk melakukan tes medis dengan Juventus.
Terlepas dari polemik yang terjadi, sejak awal transfer Vlahovic ke Juventus tidak mendapat respon positif dari fans Fiorentina. Bahkan, pihak kepolisian Florence sempat memberi pengawalan khusus pada area sekitar rumah Vlahovic.
Kepergian Vlahovic ke The Old Lady selalu mengingatkan fans pada luka akibat kepergian para bintangnya ke salah satu raksasa Italia tersebut. Sebelum Vlahovic, dua bintang Fiorentina yang pergi ke sana adalah Federico Bernadeshi dan Federico Chiesa.
Jauh sebelum keduanya, salah satu bintang Italia, Roberto Baggio yang membela La Viola selama lima tahun (1985-1990), pindah ke Juventus yang menjadi pemain termahal dunia saat itu. Para fans marah ketika itu. Namun nyatanya, tradisi bintang Fiorentina yang pindah ke Juventus selalu terjadi.
Sumber: ESPN/Football Italia/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.
Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…
RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…
Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…
Tradisi bolimau adat di Luhak Kepenuhan jadi momentum sucikan diri dan pererat ukhuwah jelang Ramadan…
UIR gelar PkM bimbingan spiritual dan baca tulis Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas di Riau bekerja…