frank-de-boer-kecewa-meski-belanda-kalahkan-latvia
AMSTERDAM (RIAUPOS.CO) – Pelatih Timnas Belanda Frank de Boer kecewa timnya hanya menang 2-0 atas Latvia pada matchday kedua Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Johan Cruijff Arena, Ahad (28/3/2021) dini hari WIB.
Hegemoni De Oranje dibuka gol Steven Berghuis pada menit ke-32. Torehan Luuk de Jong membawa Belanda menggandakan keunggulannya pada menit ke-69.
Namun, De Boer belum benar-benar puas. Menurutnya, timnya layak menang dengan gol yang lebih banyak. Dia menyayangkan timnya gagal memaksimalkan segala peluang yang ada.
Belanda tampil sangat agresif dengan melepaskan 36 tembakan. Namun, hanya 11 di antaranya yang tepat sasaran. Dengan permainan yang agresif, De Boer merasa sudah selayaknya jika Belanda berpesta gol lebih banyak dari hasil yang didapatkan.
“Dari kanan ke kiri, hingga tengah, kami sudah mencoba segalanya. Seharusnya kami bisa mencetak setidaknya lima gol. Jika melihat sisi itu, laga ini membuat frustasi. Saya sadar perbedaan jumlah gol berpengaruh pada kualifikasi,” ujar De Boer seperti dikutip Daily Mail dari NOS.
Meski begitu, De Boer menyambut hasil positif yang didapat timnya. Terlebih setelah mereka sempat kalah 2-4 dari Turki pada matchday pertama.
“Kami mampu menjaga tempo yang sangat tinggi. Setiap serangan berbahaya dan memberikan ancaman. Saya puas dengan cara kami meraih kemenangan,” kata De Boer.
Poin penuh yang diraih baru bisa membawa Belanda ke posisi ketiga klasemen Grup G. Mereka masih tertinggal 3 angka dari Turki dan Montenegro yang sudah memenangkan kedua laganya.
Sumber: Soccerway/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun
Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…
Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…