mengejar-bermain-di-eropa
COMO (RIAUPOS.CO) — Di mata Dennis Wise, para pemain muda Indonesia punya potensi luar biasa. Menurut direktur teknik Garuda Select tersebut, jika diurus dengan benar, kesempatan untuk bermain di kompetisi Eropa terbuka.
Kebetulan para personel Garuda Select juga bersemangat sedari awal memburu peluang bermain di Eropa. "Ketika mereka baru tiba di sini (program Garuda Select), mereka saya tanya, bercita-cita main di mana? Semua menjawab ingin main di Eropa. Tidak ada yang menjawab ingin main di Asia," ucap mantan kapten Chelsea itu ketika diwawancarai Jawa Pos (Jawa Pos Group) di Hotel Albaville, Como, tempat pemain Garuda Select menginap selama training camp di Italia (22/1).
Brylian membenarkan tentang cita-cita bermain di Eropa itu. Dalam beberapa tahun ke depan dia akan berjuang keras untuk mendapatkan kesempatan bergabung dengan salah satu klub di Benua Biru itu.
Pemain yang pernah memperkuat Persebaya di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 itu mengaku, senang sekali ketika pekan lalu mendapat kesempatan berlatih bersama klub Serie C Italia, Como FC.
Fajar Fathurrahman menyatakan hal senada. Pemain yang akrab disapa Pace tersebut mengatakan, dirinya bakal bersungguh-sungguh selama bergabung dengan Garuda Select.
Salah seorang pemain yang menurut Wise layak bermain di Eropa adalah gelandang yang sebelumnya bermain untuk tim PSM Makassar, Rafli Asrul. Pemain berusia 16 tahun itu saat ini menjadi top scorer sementara Garuda Select II.
Dari 14 kali uji coba, dia mencatatkan 7 gol. "Bergabung dengan klub Eropa adalah mimpi saya. Semoga bergabungnya saya di Garuda Select ini menjadi jalan mewujudkan mimpi itu," tutur Rafli.
Aksi pemain berusia 16 tahun itu sempat membuat mantan pemain Inter Milan Cristian Chivu yang menyaksikan dari pinggir lapangan saat Garuda Select menghadapi Inter Milan U-17 terpukau. Aplaus pun diberikan pria Rumania tersebut. Terutama ketika Rafli berhasil mengelebui beberapa pemain bertahan Inter. Chivu spontan mengucapkan "wow".(zed)
Laporan JPG, Como
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…
Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…