Categories: Olahraga

Lorenzo: Tak Benar Ada Pembicaraan dengan Ducati

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jorge Lorenzo, yang saat ini menjadi pembalap tes Yamaha, kembali dikait-kaitkan dengan Ducati. Tim yang dibelanya pada periode 2017–2018. Rumor itu muncul akibat ruwetnya negosiasi kontrak antara Ducati dan Andrea Dovizioso.

Dalam sesi live di situs resmi MotoGP kemarin, pembalap Spanyol tersebut menyangkal dengan malu-malu. Dia bilang, Ducati adalah salah satu tim yang bisa memaksanya meninggalkan masa pensiun musim depan.

"Nggak benar (ada pembicaraan dengan Ducati, Red)," kata Lorenzo dilansir Crash.

"Yang benar adalah aku punya hubungan yang sangat baik dengan Gigi (Luigi Dall'Igna, bos Ducati, Red) sejak kami bekerja bareng di kelas 125 cc. Dia meneleponku saat aku ulang tahun, kami bicara banyak hal tentang kehidupan dan keluarga, tapi tidak pernah soal pekerjaan," paparnya.

Lorenzo tidak menyangkal bahwa keinginan untuk menang dan merayakannya bersama tim yang bermarkas di Bologna itu kadang ada. Karena itu, jika Ducati menghubunginya, Lorenzo akan dengan senang hati mempelajari tawarannya. Dia percaya, di usia 33 tahun, dia masih punya kapabilitas untuk juara. Syaratnya, ditunjang peranti yang tepat.

Saat ini, menurut Lorenzo, hanya Yamaha dan Ducati yang bisa menyediakan peranti yang tepat tersebut. Tapi, Yamaha sudah mengamankan dua slot di tim pabrikan. Sementara itu, Ducati masih menyisakan satu tempat di tim utama.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

5 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

6 jam ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

6 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

6 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

11 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

11 jam ago