Categories: Olahraga

Jika La Liga Dimulai, Klub Tolak Bermain Dianggap Kalah WO

MADRID (RIAUPOS.CO) — La Liga baru merencanakan memutar kembali sisa 11 jornada musim ini Juni mendatang. Skema tanpa penonton akan jadi pilihan. Meski begitu, masih ada suara yang menolak musim ini dilanjutkan lantaran pandemi Covid-19 masih menjadi momok di tanah Spanyol.

Hal itu disuarakan Asosiasi Pesepak Bola Spanyol (AFE) baru-baru ini. AFE sudah menolak wacana latihan tertutup yang direkomendasikan La Liga. Alasannya, itu bisa berdampak pada kesehatan pemain. Nah, La Liga pun tak mau rencananya kembali memutar kompetisi tersebut diganggu.

Karena itu, dilansir Marca, La Liga menyiapkan sanksi tegas untuk klub yang tak mau bertanding. "Begitu kami mengantongi izin, lalu ada sebuah klub menolak bertanding, maka klub itu diperlakukan seperti klub yang tak datang dalam pertandingan. Mereka dinyatakan kalah WO," sebut Presiden La Liga Javier Tebas dalam telekonferensi di kanal Adea Conecta.

Klub yang menolak bertanding akan dihukum dengan pengurangan poin. Hukuman berat juga akan dijatuhkan kepada pemain yang tidak bersedia memperkuat klubnya bertanding. "Maka, si pemain itu akan kami beri sanksi tegas pula," sambung Tebas. Sejauh ini, tak banyak suara sumbang dari klub atau pemain untuk tidak melanjutkan musim ini.

Hanya, rata-rata pemain bersedia kembali ke lapangan dengan syarat situasi di lapangan tak lagi membahayakan. Hal itu diungkapkan wide attacker Real Madrid Gareth Bale. "Semua juga ingin kembali bermain, tapi yang terpenting adalah memastikan semua orang tetap aman," ungkap Bale kepada BT Sport.

"Aku tak ingin (La Liga) kembali terlalu cepat. Kami harus terlebih dahulu yakin bahwa semuanya ini akan dilakukan dengan aman. Supaya tidak ada gelombang kedua dari virus ini," sambung pemain timnas Wales itu. Wacananya, pemain La Liga dan semua yang terlibat di dalamnya bakal menjalani tes kesehatan pada 28 dan 29 April. Tes itu akan diulang setiap tiga atau empat hari.

Di sisi lain, kebijakan klub-klub untuk kembali ke lapangan juga belum sepenuhnya kompak. Sebagaimana dilansir Marca, klub-klub La Liga terbelah dalam sikapnya terkait latihan lagi. Tiga klub elite La Liga –Real, Barcelona, dan Atletico Madrid– masih menunggu sampai situasi di lapangan tak membahayakan pemainnya. Terutama dengan ancaman terpapar Covid-19.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago