pedayung-mutiara-melani-gagal-ke-semifinal
TOKYO (RIAUPOS.CO) – Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri gagal melaju ke semifinal cabang olahraga dayung Olimpiade Tokyo 2020 setelah finis di urutan keenam atau terakhir dalam babak repechage 1 nomor scull ganda kelas ringan putri di Sea Forest Waterway, Tokyo Bay, Ahad (25/7) pagi.
Pedayung muda Indonesia itu menyelesaikan lomba sejauh 2km dengan catatan waktu 8 menit 03,19 detik atau terpaut 41,94 detik dari wakil Amerika Serikat (AS) Mary Reckford/Michelle Sechser yang finis terdepan dengan 7 menit 21,25 detik.
Posisi kedua ditempati wakil Belarus Ina Nikulina/Alena Furman dengan catatan waktu 7 menit 26,99 detik. Kemudian urutan ketiga adalah pedayung tuan rumah Chiaki Tomita/Ayami Oishi dengan 7 menit 34,45 detik.
Dengan demikian, ketiganya berhak menyusul pedayung yang kemarin sudah memastikan tiket semifinal. Sedangkan sisanya harus angkat koper dari kompetisi, termasuk Mutiara/Melani.
Sejak awal perlombaan, pedayung Indonesia langsung tertinggal dari peserta lainnya. Mereka menyentuh 500 meter pertama dengan catatan waktu 1 menit 54,23 detik atau terpaut 7,05 detik dari Reckford/Sechser.
Pada jarak 1km, catatan waktu Mutiara/Melani adalah 3 menit 56,50 detik atau selisih 18,02 detik dari pemimpin lomba.
Kemudian mereka menyentuh garis 1,5km dalam 6 menit 01,44 detik atau terpaut 30,85 detik dari wakil Amerika Serikat yang akhirnya menyelesaikan lomba di posisi teratas.
Merujuk pada catatan waktu di Olimpiade Tokyo, hasil yang diraih Mutiara/Melani pada hari ini tidak lebih baik dari kemarin. Pada heat 1 di lokasi yang sama, pedayung Merah Putih menorehkan catatan waktu 7 menit 52,57 detik. Hasil tersebut juga menempatkan mereka di posisi keenam.
Berikut hasil babak repechage 1 nomor scull ganda kelas ringan putri, Ahad (25/7).
1. Mary Reckford/Michelle Sechser (Amerika Serikat) 7:21,25 menit
2. Ina Nikulina/Alena Furman (Belarus) 7:26,99 menit
3. Chiaki Tomita/Ayami Oishi (Jepang) 7:34,45 menit
4. Milka Kraljev/Evelyn Silvestro (Argentina) 7:39,53 menit
5. Nour El-Houda Ettaieb/Khadija Krimi (Tunisia) 7:54,95 menit
6. Mutiara Rahma Putri/Melani Putri (Indonesia) 8:03,19 menit
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…
Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…
Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…