PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) menyerahkan hasil pembentukan kepengurusan yang disusun tim formatur kepada KONI Provinsi Riau, Senin (23/11).
Ketua Pabersi Riau, Sanusi Anwar mengatakan, pihaknya saat ini sedang menunggu rekomendasi dari KONI Riau, untuk selanjutnya rekomendasi tersebut diserahkan ke Pengurus Besar (PB) Pabersi di Jakarta.
"Kalau target kita, mudah-mudahan di KONI dalam minggu ini selesai, di PB Pabersi juga seminggu. Mudah-mudahan dua minggu ini selesai semuanya," kata Sanusi, kepada RiauPos.co, Senin (23/11).
Berkas kepengurusan yang diserahkan Sanusi didampingi Sekretaris Pabersi Riau, Remon di sekretariat KONI Riau tersebut diterima oleh Sekretaris KONI Riau, Deni Ermanto.
Sanusi menyebut, dalam kepengurusan Pabersi periode 2020-2025 yang baru ini tidak terlalu banyak jumlah pengurusnya, hanya sekitar 16 orang saja.
"Kita berkeinginan agar semua pengurus bisa bergerak. Kemudian jangan sampai ini sudah memasuki tahun anggaran baru, jangan Pabersi ibarat ketinggalan kereta. Mudah-mudahan ada rekomendasi KONI dan segera bisa diselesaikan," tuturnya.
Sebelumnya, Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) telah memecahkan diri.
Akhirnya menghasilkan 3 cabang olahraga baru. Pabersi sendiri, telah sebelumnya telah menyusun tim formatur dan menjalankan roda organisasi sesuai prosedurnya.
Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…
DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…
PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…
Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…
Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…
Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…