messi-dianggap-lemah-tak-memberi-efek-ke-psg
PARIS (RIAUPOS.CO) – Lionel Messi dianggap lemah, lebih sering berjalan dan tak memberi efek atau dampak signifikan bagi timnya, Paris Saint-Germain (PSG) saat melawan Olympique Lyon pada pada akhir pekan lalu.
Kritik keras diberikan oleh media Prancis, yang dikutip Marca, Rabu (22/9/2021).
Meskipun PSG berhasil meraih kemenangan dengan melakukan comeback 2-1 melawan Lyon, Messi dikritik karena reaksinya saat diganti oleh Mauricio Pochettino. Pergantian terjadi 15 menit menjelang pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Messi bermain sejak awal bersama Neymar dan Kylian Mbappe untuk PSG. Namun, dia digantikan Achraf Hakimi yang masuk lapangan pada babak kedua.
Menganalisis permainan mantan kapten Barcelona melawan Lyon, media Prancis, Le Parisien, melabeli penyerang Argentina itu sebagai "intermiten".
"Waktunya di Paris akan lebih rumit dari yang diperkirakan," tulis surat kabar itu.
"Messi lemah. Kepalanya (menunduk, red) lebih rendah dan terus lebih rendah, dia berjalan (saat bermain, red) dan tidak memberi efek permainan," tambah media tersebut.
Meski baru memainkan pertandingan pertamanya di kandang sendiri di Parc des Princes, namun dia langusng medapat kritik atas penampilannya baru-baru ini bersama PSG.
Megabintang asal Argentina itu juga belum mencetak gol dan assist sejauh ini. Sementara PSG masih menempati posisi teratas klasemen Liga Prancis 2021-2022 dengan raihan 18 poin hasil enam kemenangan dari enam laga.
Sumber: Marca/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…