Categories: Olahraga

Hudson-Odoi Pemuda Bergaji Paling Tinggi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Chelsea mengikuti sensasi Atletico Madrid. Kalau Atletico berani menggaji mahal Joao Felix yang belum genap 20 tahun GBP 255 ribu (Rp4,47 miliar) per pekan, hal itu juga dilakukan Chelsea kepada strikernya Callum Hudson-Odoi.

Pemain yang musim panas lalu dikejar-kejar Bayern Muenchen tersebut menjadi anak muda paling mahal bayarannya.

The Blues, julukan Chelsea, menggaji Odoi GBP 180 ribu (Rp3,15 miliar). Padahal, dia baru bermain 12 laga buat Chelsea. Bahkan, musim ini dia belum pernah sekali pun bermain. Gaji tinggi itu diberikan setelah Odoi meneken ekstensi kontrak lima musim.

Di Eropa, Odoi pun menjadi pemain di bawah 20 tahun dengan gaji termahal kedua setelah Felix. Gara-gara hal tersebut, mantan gelandang Tottenham Hotspur Jamie OHara meminta adanya salary cap bagi pemain yang umurnya belum genap di bawah 20 tahun.

"Itu (menggaji tinggi anak muda di bawah 20 tahun) bisa membahayakan sang pemain tersebut sendiri," sebut O Hara berbicara kepada talkSPORT.

"Ketika usia Anda baru 18 tahun, Anda tak akan tahu untuk apa uang sebesar itu. Anda tak akan tahu," tuturnya.

Dia mencontohkan ketika dirinya seusia Odoi. Pada musim pertamanya di Spurs, O Hara digaji GBP 15 ribu (Rp263 juta) per pekan. Atau, 12 kali lipat dari bayaran Odoi saat ini.

"Saat itu saya terlalu meremehkan uang. Saya dengan mudahnya menghamburkan uang. Dengan entengnya saya membeli mobil atau membeli barang-barang yang bahkan saya tak perlu membelinya. Dengan uang sebanyak itu, semua bisa dilakukan dan anak muda akan bersenang-senang dengannya," jelas O Hara, yang sekarang berstatus pemain-pelatih di klub level keenam Inggris Billericay Town.

Direktur Chelsea Marina Granovskaia memaparkan alasan klubnya membayar tinggi Odoi.

"Itu karena talenta yang dimiliki yang dia tunjukkan musim lalu," kata Granovskaia dalam situs resmi klub.

Dia pun ingin Odoi membalasnya dengan penampilan bagus setelah ini. "Agar kontrak tersebut tak sia-sia," sambungnya.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

3 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

3 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

1 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

1 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

1 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

1 hari ago