juventus-depak-ramsey-beban-gaji-rp107-miliar-per-tahun
TURIN (RIAUPOS.CO) – Klub raksasa Italia, Juventus optimistis mencapai kesepakatan dengan Aaron Ramsey untuk memutuskan kontrak dalam waktu dekat.
Si Nyonya Tua tampaknya enggan terbebani gaji besar gelandang asal Wales itu, sementara kontribusinya minim. Diketahui, Ramsey membebani kas Juventus dengan gaji 7 juta euro (Rp107 miliar) per tahun. Itu belum termasuk bonus.
Aaron Ramsey, 31 tahun, direkrut Juventus dari Arsenal pada Juli 2019 lalu dan dikontrak hingga musim panas 2023.
Selama tiga musim berseragam Bianconeri, Ramsey gagal menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Dikutip dari laman Transfermarkt, dalam tiga tahun Ramsey baru 69 kali tampil membela Juventus dengan mencatat 6 gol dan 6 assist di semua kompetisi.
Bahkan pertengahan musim lalu, Ramsey dipinjamkan ke klub Skotlandia, Rangers. Kini Ramsey sudah kembali ke Juve, tapi Bianconeri berencana mendepaknya.
Mengingat kontraknya masih tersisa satu tahun, maka keputusan memecat Ramsey dipastikan akan membuat Juventus harus membayar pesangon.
Dikutip dari cuitan pakar transfer Italia, Nicolo Schira, Jumat (22/7/2022) malam, Juventus akan membayar pesangon sekitar 3-4 juta euro (Rp60 miliar) kepada Ramsey.
“Juventus yakin untuk mencapai kesepakatan dengan Aaron Ramsey di hari-hari berikutnya untuk pemutusan kontrak dengan pesangon sekitar 3-4 juta euro,” cuitan Schira.
“Gelandang saat ini mendapat gaji 7 juta euro per tahun + bonus,” lanjutnya.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor: Edwar Yaman
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar fun walk dalam rangka Dies Natalis ke-4 Tahun 2026 sebagai…
Sebanyak 50.681 peserta PBI JKN di Rohul yang dinonaktifkan sejak Februari 2026 mulai direaktivasi melalui…
Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…
PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…
Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…
Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…