setelah-di-mandalika-marquez-alami-highside-lagi-di-algarve
PORTIMAO (RIAUPOS.CO) – Marc Marquez kembali mengalami kecelakaan hebat di sesi latihan bebas ketiga (FP3) MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve.
Crash tersebut terjadi saat Marquez memburu waktu lap agar bisa lolos langsung ke babak kualifikasi kedua. Saat keluar dari tikungan 8 dia kehilangan cengkeraman ban belakang lalu mengalami highside dan tubuhnya terlontar ke udara.
Saat mendarat kepala rider Repsol Honda tersebut membentur permukaan aspal terlebih dahulu. Akibatnya visor helmnya copot.
Itu menjadi kecelakaan pertama bagi Marquez sejak mengalami crash hebat di Mandalika. Insiden tersebut mengakibatkan cedera diplopia-nya kumat dan terpaksa melewatkan dua seri balapan.
Tikungan 8 adalah belokan ke kanan yang memang menjadi salah satu kelemahan Marquez sejak mengalami cedera patah lengan. Beruntung kecelakaan tersebut terjadi dalam kecepatan yang relatif rendah. Marquez bisa langsung mengangkat motornya kembali dan mengendarainya lagi ke pit.
Pada sesi FP3 tersebut pembalap KTM sekaligus pahlawan tuan rumah Miguel Oliveira menjadi yang tercepat dengan catatan 1 menit 50,552 detik.
Disusul Joan Mir (Suzuki) di posisi kedua berselisih tipis 0,049 detik. Di posisi ketiga ada juara bertahan Fabio Quartararo yang lebih lambat 0,054 detik.
Marquez sendiri berada di posisi ke-8 dengan selisih 0,8 detik di belakang Oliveira.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Pemko Pekanbaru segera menertibkan kabel fiber optik semrawut, terutama yang tak berizin dan menjuntai karena…
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…