Categories: Olahraga

Olimpiade, Indonesia Akan Dukung Apapun Keputusan IOC

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hingga saat ini Indonesia masih menunggu informasi dari tuan rumah Jepang dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) terkait nasib penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020. Namun, apapun hasil keputusannya nanti, Indonesia tetap mendukung.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menanggapi lantangnya seruan dari masyarakat olahraga di dunia yang mendesak Olimpiade Tokyo ditunda. Sebab, pandemi global Covid-19 yang melanda banyak negara sudah sangat mengkhawatirkan.

"Sikap kami saat video conference, kami bilang bahwa kami mendukung setiap keputusan dari IOC. Karena kami percaya IOC pasti mengedepankan keselamatan para atlet," kata Okto.

Okto mengatakan, pihaknya tidak ingin banyak berspekulasi maupun bersikap seperti negara lain yang menyerukan agar pesta olahraga empat tahunan itu ditunda. Indonesia harus menunjukkan dukungannya demi memuluskan langkah menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

"Apapun hasilnya kami tetap mendukung, karena kami punya kepentingan untuk lolos bidding tuan rumah Olimpiade 2032 dan kami tidak akan mempengaruhi apa-apa, karena Jepang itu bagaimana pun harus didukung," ucapnya.

Apapun keputusannya nanti, lanjut Okto, Indonesia hingga kini masih terus bersiap menuju Olimpiade 2020. Kekhawatiran virus corona tak lantas membuat pelatnas terhenti.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti mengatakan bahwa ditunda atau tetap digelarnya olahraga empat tahunan tersebut, PBSI tetap memberikan porsi latihan kepada para atlet.

"Jadi atau nggaknya (Olimpiade Tokyo 2020, Red) kami menunggu konfirmasi BWF dan IOC. Tapi yang jelas atlet tetap berlatih untuk menjaga performa. Tapi saat ini kami lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan atlet. Mereka kan aset negara," kata peraih medali emas Olimpiade 1992 itu.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

3 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

3 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

3 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

3 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

4 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

4 jam ago