Categories: Olahraga

Jumat Baru Ada Uji Coba

CHIAG MAI (RIAUPOS.CO) — Dua hari berada di Thailand, menu utama training camp bagi Timnas Indonesia U-19 masih berkutat pada penguatan kondisi fisik para pemain. Belum menyentuh taktikal ataupun teknis lainnya. Manajer Pelatih Timnas Shin Tae-Yong tampaknya ingin benar-benar serius membenahi elemen terlemah dari tim Garuda selama ini.

Seperti yang dikatakan oleh Asisten Pelatih Timnas U-19 Nova Arianto. Para pemain masih digembleng fisik oleh pelatih asal Korea Selatan itu. "Latihan dua hari sekali, pagi gym sore baru di lapangan," katanya singkat.

Kemarin (22/1) Sutan Zico dkk mulai melakukan tes fisik. Para pemain juga melakukan medical check-up untuk melihat kondisi fisik sebenarnya. Nova menuturkan hal tersebut merupakan program awal pembentukan tim yang diinginkan oleh Shin Tae-Yong.

Nah, hari ini (23/1) adalah waktu terakhir gembleng fisik. Pada Jumat (24/1), Timnas U-19 sudah mulai melakoni uji coba pertama. Masih belum diketahui tim apa yang bakal bertanding melawan timnas.

Shin Tae-Yong sendiri menegaskan banyak parameter yang harus dijalani. Dia tidak mau pemainnya hanya punya skill dan kualitas bagus serta pemahaman taktik tanpa ditunjang fisik prima. Ia ingin melihat permainan tempo cepat selama 90 menit penuh.

Pria 50 tahun itu mengingatkan anak asuhnya agar tetap fokus dan serius selama TC selama 12 hari di Thailand. Sebab, 28 pemain yang ada saat ini belum tentu masuk skuad untuk Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. "Masih ada promosi degradasi, ingat itu," ucapnya.

Bek Timnas U-19 Rizky Ridho mengaku tidak masalah dengan latihan fisik yang berat di Thailand. Baginya, hal tersebut merupakan kewajiban bagi seorang pesepakbola. "Yang penting kami lakukan apa yang diminta oleh pelatih sebaik-baiknya. Manfaatkan ilmu yang didapat, tetap fokus tidak usah mikir lain-lain," katanya.

Hal senada juga dikatakan oleh kiper Timnas U-19 Ernando Ari Sutaryadi. Dia menjelaskan rekan-rekannya cukup menikmati walau latihan fisik yang diberikan lumayan berat. "Kami harus bisa memanfaatkan ini untuk berkembang jadi lebih baik," tuturnya.

Disinggung soal adanya promosi dan degradasi, bagi pemain Persebaya itu tidak masalah. Hal tersebut sangat wajar mengingat pelatih pasti ingin pemain-pemain yang masuk dalam skuad adalah yang terbaik. "Persaingan di sini tentu tidak mudah. Harus bisa dilalui dengan baik setiap harinya," harapnya.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

19 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

20 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

20 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

20 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

21 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

24 jam ago