petenis-2-dunia-medvedev-ngamuk-dan-tendang-kamera
CINCINNATI (RIAUPOS.CO) – Petenis ranking 2 dunia Daniil Medvedev tak mampu mengendalikan emosinya setelah menabrak kamera TV yang terpasang di sisi lapangan.
Insiden tersebut terjadi saat Medvedev mengejar bola yang ditempatkan sang lawan Andrey Rublev di sisi kosong bagian kiri lapangan permainannya dalam laga Cincinnati Open 2021 pekan ketiga Agustus 2021.
Medvedev yang sedang berada di kanan lalu mengejar bola tersebut dengan berlari kencang.
Arah bola melaju ke samping kamera. Medvedev menabrak kamera tersebut sampai ambruk.
Saking kerasnya Medvedev sampai harus mendapat perawatan pada lengan kirinya. Beruntung, itu bukan tangan terkuatnya.
Petenis Rusia tersebut merespon dengan berteriak kepada sang cameramen.
’’Kau bisa mematahkan tanganku,’’ amuknya.
Dia lalu terlihat menendang kamera tersebut dengan kesal.
Wasit mendatanginya untuk menanyakan kondisinya. Keduanya sempat terlibat adu mulut karena Medvedev benar-benar marah.
Pada laga di semifinal Cincinnati Masters tersebut Medvedev kalah 2-6, 6-3, 6-3 di tangan rekan senegaranya Rublev.
Itu adalah kemenangan perdana Rublev atas Medvedev sepanjang karirnya.
’’Jika ingin mengalahkan Danill, kau harus bermain dengan sangat-sangat baik,’’ katanya.
Ini bukan kali pertama Medvedev kehilangan kontrol di tengah lapangan.
Yang paling dekat, saat bertanding di Olimpiade Tokyo lalu, dia marah kepada wasit karena suhu sangat panas.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Eka G Putra
Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…
Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…
Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…
Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…
SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…
Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…