kepergian-marina-granovskaia-akhiri-era-abramovich-di-london-cobham
LONDON (RIAUPOS.CO) – Sisa-sisa pengaruh Roman Abramovich di jajaran petinggi Chelsea akhirnya habis. Setelah Chairman Bruce Buck meletakkan jabatannya pada Ahad (19/6/2022) lalu, giliran direktur yang juga otak semua operasi transfer Chelsea, Marina Granovskaia, menyusul angkat koper dari London Cobham.
Buck dan Granovskaia merupakan figur penting di balik sukses Chelsea semasa kepemilikan Roman Emperor –julukan Abramovich. Keduanya sudah mengabdi di Chelsea sejak 2003. Meski, Granovskaia baru sedekade terakhir dipercaya sebagai tangan kanan Abramovich.
’’Sedih,’’ cuit Granovskaia di akun Twitter-nya kemarin.
Wanita blasteran Rusia-Kanada itu diklaim akan merampungkan transfer balik kucing Romelu Lukaku ke Inter Milan plus mendatangkan Raheem Sterling sebelum meninggalkan Chelsea.
Kehebatan Granovskaia-lah yang membuat Chelsea tidak pernah menyediakan jabatan direktur olahraga dalam jajaran petinggi klub. Untuk pengganti Granovskaia, pemilik baru Chelsea Todd Boehly telah memiliki calon sejak jauh-jauh hari.
Dia adalah Direktur Olahraga Atletico Madrid Andrea Berta. Sosok yang punya peran dalam kekuasaan panjang Diego Simeone sebagai pelatih Atletico. Hal yang diharapkan terjadi dengan Thomas Tuchel sebagai tactician Chelsea. (ren/c6/dns/jpg)
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…
Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…
Kabut asap kian tebal dan kualitas udara memburuk. Pemkab Kuansing meliburkan seluruh sekolah mulai Kamis…
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…