Jaya Kusuma
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – National Paralympic Committee (NPC) Riau menargetkan mendulang medali sebanyak-banyaknya pada ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2024 yang akan digelar di Medan, Sumatera Utara, Oktober mendatang.
Untuk bisa meraih prestasi dan mendapatkan medali medali di ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, NPC Riau telah mempersiapkan diri untuk mengikuti 10 cabang olahraga dalam ajang Peparnas.
“Kami akan mengikuti 10 cabor di Peparnas dengan target perolehan medali bisa lebih baik dibandingkan dengan Peparnas sebelumnya,” ujar Ketua NPC Riau Jaya Kusuma, Kamis (21/3).
Meskipun belum final, Jaya memperkirakan bahwa terdapat sekitar 16 cabor yang akan dipertandingkan dalam Peparnas.
Namun, dari perkiraan tersebut, 10 cabor sudah dipersiapkan NPC Riau, termasuk atletik, boling, angkat berat, tenis meja, catur, bulutangkis, taekwondo, judo, renang dan panahan.
Sebagai olahraga baru, taekwondo akan menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan dalam Peparnas kali ini. Jaya juga mengungkapkan persiapan atlet NPC Riau telah dilakukan sejak tahun lalu dengan pemusatan latihan (TC) yang telah digelar. “TC berjalan sudah kita lakukan sejak tahun lalu,”katanya.
Diperkirakan Peparnas akan digelar pada Oktober mendatang, dan NPC Riau berencana untuk menggelar pemusatan latihan penuh selama satu setengah bulan jelang ajang tersebut.
Jaya juga menegaskan pentingnya latihan yang konsisten bagi atlet dan pelatih menjelang Peparnas. Menyadari Peparnas merupakan ajang penting untuk menunjukkan kualitas dan meraih prestasi.
“Raihan medali kita harus lebih baik di Peparnas kali ini dibanding Peparnas di Papua lalu,” jelasnya.
Menurutnya, Peparnas bukan hanya sebagai ajang nasional, tetapi juga sebagai platform untuk mencari atlet terbaik.(dof)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…
Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…