Categories: Olahraga

Enam PPLP Masuk Zona Merah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau ingin program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) berjalan lebih maksikmal tahun ini. Untuk itu, Dispora Riau membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi  (Monev) pada sub Kegiatan Pemusatan Latihan Daerah, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Keolahragaan (sport science). Tim Monitoring ini terdiri dari para akademisi dan praktisi.

Hasilnya, dari 17 ajaran 2021, enam di antaranya masuk zona merah dan terancam bakal didegradasi tahun depan.

Keenam PPLP tersebut adalah tenis meja, tenis lapangan, bolavoli, basket, dan sepakbola. Pelatih keenam PPLP ini pun dipanggil dalam rapat koordinasi dan evaluasi bersama Kadispora Riau H Boby Rachmat SSTP MPd di Aula Dispora Riau, Senin (20/11).

Rapat ini juga dihadiri Sekretaris Dispora Riau Rosdi dan Kepala Bidang Pembudaayaan Prestasi Olahraga Dispora Riau Suhartoni.

"Berdasarkan hasil tim monitoring dan evaluasi maka tadi (kemarin, red), kami panggil pelatih enam PPLP yang masuk zona merah untuk kami minta tanggapan mereka atas hasil tim monev ini, apakah memang benar adanya," ujar Boby Rachmat kepada Riau Pos, Senin (20/12).

Enam PPLP ini masuk zona merah berdasarkan prestasi di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 dan 2019 serta peminat atlet terhadap PPLP yang bersangkutan. Namun, Kadispora Riau mengaku tidak semua bakal didegradasi.

"Enam akan kami pertimbangkan lagi berdasarkan hasil komunikasi kami dengan tim monev. Artinya kami masih pertimbangkan apakah enam ini akan didegradasi atau hanya tiga," ujarnya. Dikatakan Boby, kebijakan ini dilakukan sebagai pemicu untuk prestasi ke depannya.

"Dalam artian keseriusan kita terhadap PPLP ini harus ada perbaikan tiap tahunnya. Kita berharap dengan adanya PPLP ini, yang merupakan pembinaan atlet junior, ketika selesai dari sini, mereka bisa menjadi atet diandalkan Pengprov saat di PON nanti. Jadi, ada berjenjang dan berkelanjutan," ujarnya.
Tim Monev terdiri dari para akademisi dan praktisi. Kristi Agust MPd (dosen Prodi Penjaskes FKIP Unri) ditunjuk sebagai ketua. Sedangkan, sekretaris dipercaya kepada Aref Vai MPd (dosen Prodi Penjaskes FKIP Unri).
Mereka dibantu empat anggota yakni Dr dr Sri Wahyuni MKes (dosen Fakultas Kedokteran Unri), Deny Pradana Saputro MPd dosen Prodi Penjaskes FKIP Unri), Edi Isnanto MPd (kepsek SMK Negeri 1 Tambang) dan Hans Ramond SPd (Kasi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Riau).
Tahun ini, Dispora Riau membina 17 PPLP yakni  adalah atletik (delapan atlet), basket (12 atlet), bolavoli (14 atlet), bulutangkis (delapan atlet), dayung (12 atlet), gulat (enam atiet), judo (enam atlet), karate (enam atlet), panahan (delapan atlet), pencak silat (delapan atlet), taekwondo (delapan atlet), tenis lapangan (empat atlet), tenis meja (enam) dan tinju (empat atlet).(ifr)

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

20 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

20 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago