JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sepak bola Indonesia berduka. Salah satu legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi, meninggal dunia pada Sabtu (21/11) pagi WIB. Seperti dilansir dari Antara, Ricky yang saat aktif bermain identik dengan Arseto Solo tersebut meninggal dunia usai bermain sepak bola di lapangan Senayan, Jakarta, Sabtu (21/11) pagi.
Kabar meninggalnya Ricky Yacobi dikonfirmasi langsung Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto melalui pesan berantai WhatsApp.
"Innalilahi wainnailahi rojiun, telah meninggal dunia sahabat dan pemain Nasional kita bang Ricky Yacobi di RS Mintoharjo. Semoga Almarhum meninggal dalam keadaan Husnul Khatimah. Alfatihah," tulis kabar dari Gatot S Dewa Broto.
Dari sejumlah foto yang beredar, Ricky yang bermain bersama pemain sesama asal Medan tiba-tiba tergeletak di lapangan. Sejumlah pemain lainnya mencoba untuk memberikan pertolongan pertama dan dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tetap tak tertolong.
Ricky Yacobi saat aktif merupakan penyerang mumpuni pada periode pertengahan 1980-an hingga awal 90-an. Almarhum paling dikenal ketika membela Arseto Solo dan klub Jepang, Matsushita FC. Almarhum merupakan pemain pertama Indonesia yang berkiprah di Liga Jepang.
Bersama Timnas Indonesia, Ricky mengantarkan Timnas meraih medali emas di SEA Games 1987. Kala itu, Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Ribut Waidi. Ricky turut mencetak satu gol di semifinal saat Indonesia menang 4-1 atas Myanmar. Timnas Indonesia waktu itu dilatih Bertje Matulapelwa.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…
Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…
Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…
Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…