dua-ganda-campuran-pelatnas-tak-ikut-tes
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PBSI menggelar serangkaian tes kesehatan bagi sejumlah pebulu tangkis yang tergabung di Pelatnas Cipayung, Rabu (19/1). Sejumlah nama beken, seperti Fajar Alfian, M Rian Ardianto, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Greysia Polii, hingga Apriyani Rahayu tampak mengikuti kegiatan ini.
Namun, dua ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tidak terlihat batang hidungnya. Tidak heran, warganet berspekulasi bahwa kedua pasangan tersebut telah dicoret dari Pelatnas Cipayung oleh PBSI.
Namun, PBSI masih bungkam seribu bahasa. Kabid Humas PBSI Broto Happy Wondomisnowo mengatakan PBSI belum menentukan nama pemain yang akan terdegradasi dan promosi.
Pasalnya, PBSI baru selesai melakukan seleksi kepada beberapa calon atlet yang selanjutnya menghuni Pelatnas Cipayung. "Sejauh ini, info yang diterima tim Humas menyangkut pemanggilan dan pemulangan pemain ke klub belum ada. Surat keputusan promosi dan degradasi juga tidak ada," ungkap Broto saat dihubungi oleh JPG.
Rencananya, pada akhir bulan ini, PBSI akan mengumumkan dan mengeluarkan surat keputusan terkait pemain dan pelatih yang tidak menjadi bagian mereka lagi.
Serangkaian tes yang dijalani atlet Pelatnas Cipayung antara lain, tinggi-berat badan, rontgen, pemeriksaan postural, foot scan, dokter umum, EKG, gizi, dan beighton score test.(jpg)
Kecelakaan tunggal di Koridor RAPP Pelalawan menewaskan dua pegawai BPR Dana Amanah setelah mobil yang…
SKA Co Ex Pekanbaru menggelar perayaan Imlek 2577 bertema “Let’s Go to Fortune & Victory”…
PBSI kembali merombak sektor ganda putri Pelatnas. Apriyani kini dipasangkan dengan Lanny, sementara Fadia berduet…
Kasus malaria di Sinaboi meningkat di awal 2026. Dalam sembilan hari, Puskesmas mencatat 44 kasus…
OJK membebaskan UMKM dari kewajiban agunan pembiayaan modal kerja hingga Rp100 juta melalui aturan baru…
Pelayanan publik Pemkab Kuansing meraih nilai 4,47 dengan kategori A dalam evaluasi nasional PEKPPP 2025…