Categories: Olahraga

Lewati Siksaan Ban Soft, Bagnaia Back-to-Back

SAN MARINO (RIAUPOS.CO) – Tidak diperlukan waktu lama bagi pembalap Ducati Francesco Bagnaia untuk meraih kemenangan keduanya di MotoGP. Setelah pekan lalu memperoleh kemenangan perdana di GP Aragon, malam tadi Pecco -panggilan akrab Bagnaia- membukukan kemenangan di GP San Marino.

Pembalap Italia itu pun sukses membukukan kemenangan back-to-back. Dia menyamai prestasi rekan setimnya, Jack Miller, musim ini di GP Spanyol dan GP Prancis pada Mei lalu. "Menang dua kali beruntun sangat menyenangkan. Apalagi, catatan menang di kandang sendiri rasanya lebih spesial," ucap Bagnaia dalam wawancara seusai balapan.

Di GP Aragon, Bagnaia ditempel ketat pembalap Repsol Honda Marc Marquez di lap terakhir. Nah, malam tadi pembalap 24 tahun itu terus diteror pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo di lap-lap terakhir. Quartararo yang menggunakan ban belakang medium makin mendekati Bagnaia yang menggunakan ban belakang soft di akhir-akhir balapan. Bagnaia akhirnya hanya unggul tipis 0,364 detik atas Quartararo saat menyentuh finis.

"Aku tahu akan tersiksa di akhir balapan karena menggunakan ban soft. Karena itu, aku berusaha berlari sejauh-jauhnya sejak awal," kata Bagnaia.

"Setiap melihat Fabio di belakangku, aku tahu ini akan sulit. Namun, hari ini (kemarin) kami melakukan semuanya dengan baik. Seluruh tim juga bekerja maksimal," tambahnya.

Kemenangan itu sekaligus membuat Bagnaia memperkecil jarak poin dengan Quartararo di klasemen sementara. Kini jarak keduanya tinggal 48 poin. Quartararo masih memimpin di posisi pertama dengan raihan 234 angka. Bagnaia membuntuti dengan 186 poin.

Quartararo mengakui Ducati tampil begitu kuat di balapan kandang mereka ini. Pembalap Prancis itu berharap bisa tampil di lebih baik di balapan selanjutnya. Yakni, GP Amerika Serikat (AS) di Sirkuit Austin pada 3 Oktober mendatang.

"Aku sudah melakukan semuanya. Tapi, Ducati menyerangku dari berbagai sisi. Itu membuatku kehilangan banyak waktu. Selamat untuk Pecco yang tampil luar biasa kali ini," ucap Quartararo.

Italia tidak hanya diwakili Bagnaia di podium. Rookie milik Avintia Ducati Enea Bastianini juga tampil luar biasa malam tadi. Pembalap Italia 23 tahun itu berhasil meraih podium perdananya di MotoGP dengan finis di posisi ketiga. Padahal, dia memulai balapan dari posisi ke-12.

"Awalnya sulit untuk mendekat ke barisan terdepan," ucap Bastianini.

"Aku memacu motorku secara maksimal. Saat melihat Pecco dan Quartararo semakin dekat, aku yakin bisa semakin dekat ke mereka. Meraih podium di Misano (San Marino) benar-benar masih seperti mimpi untukku," ujarnya.(irr/c19/bas/jpg)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Wako Pekanbaru Jemput Dukungan Pusat, Gaspol Benahi Sistem Sampah

Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…

48 menit ago

Tabrakan KRL dan Argo Bromo, 15 Tewas, Korban Terjebak 9 Jam di Gerbong

Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…

1 jam ago

Isu Penutupan Prodi Ramai, Kemdiktisaintek: Itu Keputusan Kampus

Kemdiktisaintek tegaskan penghapusan prodi bukan kebijakan pusat, melainkan kewenangan kampus sesuai kebutuhan dan perkembangan.

1 jam ago

SPBU Bangkinang Kehabisan Pertalite, Kuota Bulanan Jadi Penyebab

Pertalite langka di Bangkinang akibat kuota bulanan habis. Pasokan tambahan terbatas, masyarakat diminta tetap tertib…

1 jam ago

PTPN IV PalmCo Tancap Gas, Penanaman Pohon Capai Puluhan Ribu

PTPN IV PalmCo targetkan tanam 50.000 pohon di 2026 melalui program One Man One Tree…

2 jam ago

Nongkrong Sambil Mabar? Whiz Prime Hadirkan Kopi Tema Mobile Legends

Whiz Prime Pekanbaru hadirkan kopi tema Mobile Legends dengan konsep kekinian, tempat nongkrong nyaman dan…

2 jam ago