Categories: Olahraga

Mourinho Dipecat, Ini Alasan Tottenham

LONDON (RIAUPOS.CO) – Kabar mengejutkan datang dari Tottenham Hotspur. Secara mendadak manajemen The Lilywhites  memutuskan kerja sama dengan sang pelatih, Jose Mourinho, pada Senin (19/4/2021).

Selain berpisah dengan Mourinho, Tottennham juga tidak memakai lagi jasa dari staf juru taktik asal Portugal itu, yaitu Joao Sacramento, Nuno Santos, Carlos Lalin, dan Giovanni Cerra. Pemecatan Mourinho dan stafnya adalah buah dari performa buruk Tottenham pada musim 2020-2021.

Tottenham sekarang berada di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 50 poin. Harry Kane dan kawan-kawan terpaut lima poin dari West Ham United yang ada di posisi keempat.

Meski begitu, Tottenham mampu lolos ke final Piala Liga Inggris. Tottenham akan melawan Manchester City di Stadion Wembley, Ahad (25/2021/2021), malam WIB.

Itu menjadi kesempatan Mourinho untuk memberikan trofi pertama pada Tottenham yang puasa gelar juara sejak musim 2007-2008. Akan tetapi, sebelum bisa melakukan itu, The Special One justru dipecat Tottenham.

Sementara itu, pemilik Tottenham, Daniel Levy, berterima kasih kepada Mourinho atas jasanya sejak melatih tim pada November 2019. Menurut Levy, Mourinho telah memimpin Tottenham dalam mengarungi masa sulit di tengah pandemi Covid-19.

“Jose (Mourinho, red) dan staf pelatihnya telah bersama kami melalui beberapa masa paling menantang sebagai klub. Jose adalah seorang profesional sejati yang menunjukkan ketahanan luar biasa selama pandemic,” kata Levy, dilansir The Telegraph, Senin (19/4/2021).

"Pada level pribadi, saya menikmati bekerja dengannya dan menyayangkan, bahwa banyak hal tidak berjalan seperti yang kami berdua bayangkan. Ia akan selalu diterima di sini dan kami harus berterima kasih kepadanya dan staf pelatihnya atas kontribusi mereka,” tuturnya.

Sekadar informasi, Mourinho datang ke Tottenham untuk menggantikan Mauricio Pochettino yang dipecat. Saat menjalani musim pertamanya, Mourinho membawa The Lilywhites finis di posisi keenam klasemen akhir Liga Inggris 2019-2020. Dia mengamankan tiket ke Liga Europa untuk Tottenham, tetapi tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions musim lalu oleh RB Leipzig.

Sementara itu, Tottenham telah mengonfirmasi, bahwa mantan gelandang mereka, Ryan Mason, yang saat ini menjabat sebagai pimpinan divisi pengembangan pemain, akan menggantikan tugas Mourinho melatih tim utama mulai hari ini. Tugas berat menanti pria berumur 29 tahun itu.

Sumber: The Telegraph/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

22 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

22 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago