pemain-naturalisasi-timnas-indonesia-tak-masalahkan-gaji-dipangkas
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Madura United bakal mempertahankan 90 persen pemainnya musim lalu. Pihak manajemen bahkan mulai melakukan teken kontrak dengan pemain.
Pemain naturalisasi kelahiran Brasil Alberto "Beto" Goncalves jadi pemain pertama yang teken kontrak untuk musim 2021. "Kami pilih Beto karena kebetulan dia di Surabaya. Kami kemudian bertemu dan sepakat bekerja sama lagi," kata Zia Ulhaq Abdurrahim, Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), saat dihubungi Jawa Pos.
Hanya, meski mendapat kontrak baru, gaji Beto dipangkas. Pemain 40 tahun itu mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Saya suka di Madura United. Walaupun nilai kontrak tidak sebesar musim lalu, tetap saya terima karena situasi memang sedang tidak normal," terang mantan striker Persipura Jayapura itu.
Bukan hanya Beto yang gajinya bakal dipangkas musim ini. Seluruh pemain yang bertahan di Madura United juga akan merasakan hal serupa. Pihak manajemen sejatinya berat membuat keputusan tersebut.
Namun, kondisi keuangan klub selama pandemi memang sedang "sakit". Apalagi, sudah hampir satu tahun tidak ada kompetisi. Kalaupun kompetisi nanti bergulir, pendapatan klub juga tidak akan normal. Sebab, sangat mungkin Liga 1 2021 digelar tanpa penonton. Padahal, pendapatan dari penjualan tiket cukup tinggi.
"Perlu diketahui, uang dari (tiket) suporter, termasuk penjualan merchandise, itu menyumbang 40 persen dari total pendapatan klub per tahun," ungkap Zia.
Karena itu, pemangkasan gaji harus dilakukan. Sebab, pihak manajemen harus sangat hati-hati dalam pengeluaran. "Apa pun itu semua kami hitung dengan cermat dan teliti. Termasuk administrasi kontrak. Berapa yang harus kami keluarkan? Berapa yang nanti kami dapatkan? Karena kondisi pandemi ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya," beber Zia.
Kondisi itu sudah dijelaskan kepada para pemain. Zia mengaku para pemain memaklumi hal tersebut. Malah, secara lisan sudah ada kesepakatan untuk tetap membela Madura United.
Surat-surat prakontrak juga sudah disiapkan oleh manajemen. Hanya, teken kontrak memang belum dilakukan. "Kalau soal teken kontrak, klub masih menunggu kapan kepastian kompetisi musim 2021 digelar. Itu dulu yang penting," tegasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…
SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…
Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…
Kebakaran melanda empat bangunan usaha di Rimbo Panjang, Kampar. Tidak ada korban jiwa, penyebab masih…