BARCELONA (RIAUPOS.CO) – Pelatih timnas Belanda yang juga mantan pemain PSV Eindhoven dan Barcelona, Ronald Koeman, dilaporkan tinggal menunggu waktu untuk resmi jadi pelatih Barcelona. Koeman akan menggantikan pelatih sebelumnya yaitu Quique Setien.
Koeman bukan nama baru. Mantan pemain timnas Belanda itu sempat masuk bursa pengganti Ernesto Valverde yang dipecat pada awal tahun 2020.
Namun, Koeman menolak tawaran Barcelona karena masih fokus menangani timnas Belanda untuk menghadapi Piala Eropa 2020 yang akhirnya ditunda karena pandemi virus corona.
Delapan bulan berlalu nama Koeman kini disebut sebagai favorit melatih tim Catalan. Sportskeeda melaporkan, pelatih berusia 57 itu tinggal menunggu waktu untuk diresmikan sebagai pelatih anyar mengutip dari laporan jurnalis kenamaan Fabrizio Romano.
Koeman berada dalam daftar pengganti Setien bersama legenda Blaugrana Xavi Hernandez dan mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.
Kedatangan Koeman juga diyakini jadi awal dari reformasi skuad Barcelona. Tim yang bermarkas di Camp Nou itu disebut bakal melakukan perubahan besar-besaran setelah tersingkir di perempatfinal Liga Champions.
Lionel Messi dkk dikecundangi Bayern Munchen dengan skor telak 8-2. Kekalahan itu jadi yang terbesar buat Barcelona sejak tahun 1946. Ketika itu Barcelona takluk 0-8 dari Sevilla pada babak 16 besar Copa del Rey.
Kekalahan memalukan itu turut memastikan Barcelona gagal meraih gelar musim ini. Sebelumnya Barcelona kalah bersaing dengan Real Madrid dalam perburuan gelar Liga Spanyol dan sudah tersingkir di Copa del Rey.
Sumber: Marca/CNN/Socerway
Editor: Hary B Koriun
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…