Categories: Olahraga

Bertanding di Indonesia, Tim Cina U-23 Keder

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bermain sebagai tuan rumah, Indonesia dipandang Cina sebagai lawan berat dalam Kualifikasi Piala Asia U-23. Pemain Cina U-23 trauma harus kembali ke Indonesia pada akhir Oktober mendatang.

Indonesia akan menjadi tuan rumah Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23, menjamu Cina, Australia, dan Brunei Darussalam.

Zhu Chenjie yang pernah bertandang ke Indonesia ketika memperkuat skuad Tirai Bambu dalam Piala Asia U-19 2018, menyatakan faktor cuaca membuatnya tak nyaman bertandang ke Indonesia.

"Ketika saya pertama datang ke Indonesia tiga tahun lalu, saya sangat tidak nyaman dengan cuaca. Panas dan kelembaban yang tinggi. Butuh energi lebih pada saat berlatih," kata Zhu Chenjie yang bermain sebagai bek tengah.

"Cuaca bulan Oktober di Asia Tenggara, jika dibandingkan Maret dan April, cukup berbeda. Itu yang saya rasakan ketika saya bertandang ke Malaysia dalam Kualifikasi Olimpiade. Iklimnya tetap saja sama. Tunggu saja nanti, kami harus beradaptasi dan menyesuaikan diri," sambungnya dikutip dari Titan 24.

Selain faktor cuaca, hal lain yang membuat skuad Cina ragu melangkah adalah faktor suporter. Pemain ke-12 Indonesia memberi atmosfer yang tak terlupakan di benak pemain Cina lainnya, Wen Jiabao.

"Saya ingat banyak sekali fan di sana, dan banyak pula asap," ujar Jiabao.

Chenjie dan Jiabao mau tidak mau harus menjalani laga di Indonesia. Cina akan bertemu Indonesia pada 27 Oktober, disusul laga melawan Brunei pada 29 Oktober, dan dua hari berselang bertanding melawan Australia.

"Kami harus lebih fokus ke pertandingannya saja. Saya pikir yang terbaik adalah berlatih lebih keras. Soal lawan, kami akan mempelajari dari riset seperti lihat video dan menganalisis teknik serta taktik," ujar Chenjie.

"Tapi yang paling penting adalah fokus pada pertandingan dan menyingkirkan kekhawatiran," tukasnya.

Sumber: Titan 24/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Lis Hafrida, Dosen Universitas Dumai yang Jadi Inspirasi Perempuan Dumai

Dosen Universitas Dumai, Lis Hafrida, raih penghargaan Tokoh Perempuan Pelopor Pendidikan 2026 pada momentum Hari…

5 jam ago

Pemkab Rohil Segera Terapkan Retribusi Air SPAM Durolis

Retribusi air SPAM Durolis di Rohil mulai diberlakukan Mei 2026 setelah sebelumnya gratis bagi ratusan…

6 jam ago

Razia PETI di Kampar, Polisi Amankan 6 Rakit di Sungai Singingi

Polisi razia PETI di Kampar Kiri dan menemukan 6 rakit tambang emas ilegal di Sungai…

6 jam ago

Fasilitas Baru Rusak, Halte TMP Pekanbaru Dipenuhi Coretan Tak Pantas

Halte Trans Metro Pekanbaru dipenuhi coretan vandalisme, warga keluhkan kenyamanan dan minta tindakan tegas dari…

6 jam ago

Adhi Prabowo Jabat Wakajati Riau, Kajati Tekankan Sinergi dan Transparansi

Adhi Prabowo resmi dilantik sebagai Wakajati Riau menggantikan Edi Handojo yang mendapat promosi ke Kejaksaan…

6 jam ago

Hasil Asesmen, Delapan JPTP Pemkab Inhu Akhirnya Dilantik

Sebanyak 8 pejabat tinggi pratama Pemkab Indragiri Hulu dilantik usai seleksi terbuka, dorong percepatan pembangunan…

6 jam ago