wah-selain-pemilik-klub-raffi-juga-bisa-bermain-di-liga-2
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -Raffi Ahmad membuat kejutan ketika mengakuisisi klub Liga 2, Cilegon United, yang kemudian berganti nama menjadi RANS Cilegon FC. Raffi Ahmad disebut tak sekadar berada di balik meja mengurus sisi manajemen dan operasional RANS Cilegon FC.
Pelatih kiper RANS Cilegon FC, Yanuar Hermansyah, mengatakan perihal peluang Raffi Ahmad mencoba karier di lapangan hijau. Yanuar Hermansyah menyebut bahwa selebriti nomor satu di Indonesia tersebut berpeluang menjaga gawang RANS Cilegon FC.
"Kami memberi kesempatan ke siapa pun. Misal, Raffi benar-benar mampu, mengapa tidak kita masukkan line-up? Atau bahkan bisa saja ia bisa justru menjadi starter," ucap Yanuar Hermansyah.
Disebutkan juga Raffi Ahmad bakal menjadi salah satu pemain dari tim tersebut. Raffi Ahmad sendiri bisa dibilang cukup piawai dalam menjaga gawang.
Raffi Ahmad memang rutin bermain sepakbola bersama Selebritis FC. Selain itu, pria berusia 34 tahun ini juga sempat menimba ilmu sepakbola bersama Akademi Persib Bandung.
Namun, Yanuar memberikan garis bawah. Ia akan merekomendasikan Raffi sebagai kiper RANS Cilegon FC kepada pelatih kepala, Bambang Nurdiansyah, jika benar memiliki kualitas.
"Yang pasti semua karena kemampuan, bukan karena Raffi adalah pemilik atau bukan. Saya lihat, ia memang memiliki potensi," tutur eks Pelatih kiper Arema FC tersebut.
Sumber: JPNN/News/Pojoksatu
Editor: Hary B Koriun
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…