Kadispora Riau Erisman Yahya (tiga kanan) dan kepala bidang foto bersama dengan Menpora RI Dito Ariotedjo (tengah), baru-baru ini. (Dispora Riau untuk Riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau melakukan kunjungan ke Kemenpora RI dan Dispora DKI Jakarta. Tujuannya, selain bersilahturahmi juga ingin melihat bagaimana pembinaan atlet berprestasi yang ada di Jakarta. Hal itu diungkapkan Kadispora Riau, Erisman Yahya, Jumat (16/2).
Ia mengatakan, selain itu juga sharing terkait Sekolah Khusus Olahraga (SKO) agar arah domainnya lebih pas sehingga pembinaan atletnya jelas, kemana arahnya. Diharapkan atlet Riau betul-betul siap.
Pasalnya, pasca dihapuskannya Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP), dan digantikan dengan SKO hingga saat ini belum jelas arah domainnya SKO itu seperti apa pembagian tugas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait antara Disdik dan Dispora.
“Selain bersilahturahmi ke Menpora RI, kami juga bersilaturahmi ke Dispora DKI Jakarta dan sharing juga bagaimana sistem pembinaan atlet yang ada di DKI Jakarta. Sehingga terkait SKO itu jelas arah pembinaan atletnya kemana. Biar pas domainnya,” ujar Erisman.
Kunjungan ini dalam rangka untuk melakukan kajian studi mendalam terkait pembinaan olahraga di DKI Jakarta agar bisa memahami potensi, tantangan dan pengembangan dalam pembinaan atlet di Riau, pengelolaan olahraga prestasi.
“Kemarin kami juga bertemu dengan Menteri. Menteri juga mengarahkan kami untuk sharing juga dengan Dispora DKI Jakarta. Makanya, kami kemarin juga mengunjungi Dispora DKI Jakarta. Ternyata di DKI Jakarta itu Pembinaan Olahraga Prestasi Berkelanjutan (POPB),” pungkasnya.
Diketahui, sejak Juli 2023, Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) binaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau dan Sekolah Menengah Olahraga (SMANOR) Riau resmi ditutup.
Penutupan tersebut berlandaskan Pergub Nomor 48/2022 tentang Pengembangan Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi, PPLP dan SMANOR dilebur menjadi satu dengan nama Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Provinsi Riau.(dof)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…