SAN MARINO (RIAUPOS.CO) – Para pembalap di kelas utama MotoGP baru saja melakukan uji coba resmi di Sirkuit Misano, pada Selasa (15/9/2020). Kesempatan ini dilakukan tim peserta untuk meriset kembali apakah ada yang masih kurang pada motor mereka.
Tidak hanya itu, percobaan pada perangkat baru juga jadi salah satu fokus utama kebanyakan tim. Salah satunya seperti yang dilakukan pabrikan asal Jepang, Suzuki Ecstar.
Melalui pembalapnya, Alex Rins, Suzuki diketahui melakukan uji coba perangkat baru seperti lengan ayun, sasis, hingga penggunaan perangkat elektronik.
Rins sendiri merasa uji coba kali ini berdampak positif untuk timnya. Pembalap Spanyol itu merasa motornya menjadi lebih stabil terutama saat memasuki tikungan.
Situasi ini praktis membuat rekan satu tim Joan Mir itu kian percaya diri jelang tampil pada balapan berikitnya. Apalagi, Rins sendiri tengah dalam ambisi besar untuk meraih podium pertamanya musim ini.
“Beberapa perubaan membawa stabilitas lebih pada motor. Orang-orang di tim ini sekarang sedang memeriksa data dan kemudian akan memutuskan apakah kami akan menggunakan lengan ayun yang sama selama akhir pekan. Bagaimanapun, itu adalah tes positif, saya bisa mengemudikan waktu putaran yang baik,” ujar Rins, seperti dilansir dari laman Speedweek, Rabu (16/9/2020).
“Itu hari yang baik, sejujurnya. Kami mencoba bagian baru. Beberapa barang ada di elektronik, beberapa di lengan ayun. Kami juga memiliki sesuatu yang baru untuk diperiksa dengan redamannya,” lanjutnya.
“Semuanya memberikan kesan yang baik pada performa motor. Irama itu super cepat hari ini, lebih cepat dari pada akhir pekan. Itu bisa berasal dari keausan ban di aspal,” sambungnya.
“Kami cukup bisa mengendalikan perkembangan ini. Saya juga mencoba sedikit modifikasi pada motornya untuk melihat apakah lengan saya bermasalah. Tapi itu ternyata sama sekali tidak ada masalah apapun di sana,” tambah Rins seperti ditulis Crash.
“Anda selalu dapat berkembang dalam hal elektronik. Kami melakukan sedikit pekerjaan di semua area, pengereman mesin, kontrol traksi, kontrol wheelie, dan sebagainya. Kami mencoba untuk menambah tenaga pada persneling,” tandasnya.
Sumber: Speedweek/CNN/Crash
Editor: Hary B Koriun
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.
KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…
Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…