evan-belum-berjodoh-dengan-persebaya
SURABAYA (RIAUPOS.CO) — Evan Dimas Darmono mendapat teror terkait kepindahannya ke Persija Jakarta. Ibunya, Ana, meresponsnya dengan berharap semua pihak mendukung keputusan anaknya.
Evan Dimas resmi berkostum Persija di Liga 1 2020. Gelandang berusia 24 tahun itu dikontrak semusim dengan opsi diperpanjang.
Kepindahan Evan tampaknya membuat beberapa pihak kecewa. Rumahnya di Surabaya langsung diteror dengan spanduk hitam bertuliskan ‘Sepakbola Bukan Sekadar Uang’, yang menyindir Evan Dimas memilih Persija demi uang.
Ibu Evan Dimas, Ana, mengomentari masalah ini. Ia meminta maaf apabila Evan Dimas belum berjodoh dengan klub selain Persija.
"Ya harus menerima dengan lapang dada. Mungkin Evan bukan jodoh ya, minta maaf. Dan saling mendukung," kata Ana.
Menurut Ana, Evan hanya berusaha profesional di sepak bola. Adapun alasannya bergabung dengan Persija karena klub tersebut lebih meminati dan serius menggaet Evan.
"Ya secara pemain profesional sepak bola, bisa main di mana saja. Maksud saya, kan, ada yang lebih meminati Evan. Terus mungkin sudah jodoh di Persija juga yang benar-benar menginginkan Evan," terangnya. "Kalau jodoh pasti juga main di Surabaya," katanya.(int/eca)
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu