Categories: Olahraga

Bahaya! Di Tangan Lampard, Everton Menuju Zona Degradasi

LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) – Everton belum mampu bangkit di bawah kendali manajer Frank Lampard dan sejumlah rekrutan baru. Bahkan, saat ini The Toffes hanya unggul selisih gol dari tim yang berada di zona degradasi.

Everton menunjuk Lampard sebagai manajer baru pada Januari 2022 lalu. Eks manajer Chelsea itu menggantikan peran Duncan Ferguson yang dipekerjakan sebagai manajer interim setelah Everton lebih dulu memecat Rafael Benitez.

Ada harapan besar di pundak Lampard. Apalagi, dia membawa sejumlah pemain baru yang menjanjikan. Donny van de Beek diboyong dari Manchester United. Lalu, ada Dele Alli yang datang Tottenham, dan Anwar El Ghazi yang dipinjam dari Aston Villa.

Lampard sejauh ini belum memberi tanda positif. Terbaru, Everton kalah dari Wolverhampton Wanderers (Wolves) pada pekan ke-29 Premier League, Ahad (14/3/2022) malam WIB, dengan skor 0-1.

Everton kalah dari Wolves ketika mereka bermain di hadapan pendukung sendiri, di Goodison Park. Donny van de Beek bermain penuh, sedangkan Alli bermain mulai menit ke-59. Tapi, kedua pemain tidak mampu mengubah skor untuk Everton.

Kini, Everton berada di posisi ke-17 klasemen dengan 22 poin. Everton punya poin yang sama dengan Watford yang berada di zona degradasi, tetapi unggul selisih gol saja.

"Perjalanan masih panjang. Kami paham betul tentang kondisi ini. Tidak mudah untuk bisa bereaksi atas situasi ini dengan cepat. Ada banyak laga yang akan dimainkan dan kami harus menjaga mental," kata Lampard.

"Kami datang ketika klub dalam kondisi yang buruk. Anda terbiasa kalah dan itu bukan sesuatu yang bisa langsung diubah. Kami harus sangat seimbang dan memastikan tetap bersama. Kami yakin bisa mendapatkan banyak poin," tegas Lampard.

Pada empat laga terakhir di Premier League, Everton bukan hanya selalu kalah tetapi juga tidak mencetak gol. Ini adalah masalah kronis bagi The Toffes. Di sisi lain, menurut Lampard, kinerja lini depan juga belum cukup bagus.

"Wolves selalu memberi Anda permainan yang ketat. Mereka tidak mencetak banyak gol tetapi mereka tidak kebobolan banyak," ulas Lampard.

"Kami bermain bagus, tidak mencetak gol dan kemudian gol Wolves mengubah permainan dalam arti besar karena itu menimbulkan kegugupan dalam diri kami. Kami harus tetap tegak dan yang penting sekarang adalah tetap positif," tutupnya.

Sumber: ESPN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Fajar/Fikri Juara China Open 2026, Kalahkan Ganda Putra Nomor Satu Dunia

Fajar/Fikri mempertahankan gelar China Open 2026 setelah mengalahkan Kim/Seo dalam tiga gim dan meraih dua…

4 jam ago

Donor Darah hingga Cek Mata Gratis, Baksos IKTS Pekanbaru Diikuti Ratusan Warga

Bakti sosial IKTS Pekanbaru mengumpulkan 176 kantong darah dan melayani 250 warga untuk pemeriksaan kesehatan…

5 jam ago

Pemkab Rohul Siapkan Rp5,4 Miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 Desa

Pemkab Rohul menyiapkan Rp5,4 miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 desa. Besaran Bankeu disesuaikan…

5 jam ago

Gubernur Riau Setujui Pengalihan Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu

Gubernur Riau menyetujui pengalihan aset Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu. Perbaikan jalan rusak…

6 jam ago

Polisi Gerak Cepat, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Tak Lama Usai Beraksi

Polsek Sukajadi menangkap dua terduga pelaku curanmor beberapa menit setelah beraksi. Keduanya diduga beraksi di…

8 jam ago

Keramat Jubah Merah Melaju Kencang, Juara Rayon IV Gunung Toar Berhasil Diraih

Jalur Keramat Jubah Merah asal Muaro Sentajo berhasil menjadi juara Pacu Jalur Rayon IV Gunung…

9 jam ago