liverpool-terancam-didiskualifikasi
LIVERPOOL (RIAUPOSCO) – Liverpool dianggap curang karena diduga memalsukan hasil tes Covid-19 saat hendak bertemu Arsenal di leg I semifinal Piala Liga Inggris, Jumat (7/1) dini hari WIB. Kabarnya jelang laga kontra Arsenal, hanya ada satu orang pemain Liverpool yang positif Covid-19. Karena itu, jika terbukti memalsukan hasil tes Covid-19, akankah Liverpool dicoret paksa alias didiskualifikasi dari Piala Liga Inggris?
Menurut laporan The Athletic, operator kompetisi Piala Liga Inggris, EFL, tengah menyelidiki masalah di atas. Sekadar informasi, skuad Liverpool dikabarkan mengalami badai Covid-19. Hasilnya, pertandingan semifinal Piala Liga Inggris antara Liverpool lawan Arsenal pun ditunda.
Seperti yang sudah diutarakan di atas, leg I semifinal Piala Liga Inggris sedianya dilangsungkan di Emirates Stadium, Jumat (7/1) dini hari WIB. Namun, akibat penundaan tersebut, leg I direncanakan dilangsungkan di Anfield, Jumat (14/12) dan leg II pada Jumat (21/1). Liverpool pun membenarkan bahwa EFL saat ini sedang melakukan peninjauan atas kasus tersebut. Kubu Liverpool menegaskan mereka tidak memiliki pilihan lain, selain meminta penundaan laga.
"EFL sepenuhnya meninjau keadaan yang terjadi. Meskipun tak mau, penundaan adalah satu-satunya pilihan karena klub berupaya mengurangi risiko infeksi lebih lanjut," bunyi pernyataan Liverpool mengutip dari The Athletic, Selasa (11/1).
"Skuad dan staf harus ikut memastikan kesehatan masyarakat terlindungi dengan tidak bepergian dari Liverpool ke London," sambung pernyataan tersebut.
Beberapa klub Liga Inggris pun mengeluh dengan keputusan EFL yang menerima permintaan Liverpool untuk menunda pertandingan. Mereka pun menuntut EFL untuk menginvestigasi Liverpool. Jika tudingan tersebut terbukti, Liverpool berpotensi mendapat hukuman berat dari EFL.
Pasalnya, hal tersebut termasuk salah satu bentuk kecurangan yang besar di dunia sepakbola. Andai Liverpool dicoret dan gagal melanjutkan turnamen, praktis sangat disayangkan. Sebab, Liverpool sudah tiba di semifinal dan sudah cukup lama tak menjadi kampiun ajang ini. Terakhir kali Liverpool juara Piala Liga Inggris 2011-2012 saat masih ditangani Kenny Dalgslish.(int/eca)
Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…
Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…
Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…
Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…