Categories: Olahraga

Rendang dan Sambal Gratis

MANILA (RIAUPOS.CO) — Bagi anggota kontingen Indonesia yang kangen masakan Indonesia, ada solusinya. Datang saja ke dapur umum yang didirikan National Olympic Committee Indonesia alias KOI. Dapur umum itu tersebar di berbagai klaster host SEA Games 2019 sejak 26 November lalu. Mulai di Metro Manila, New Clark City, Subic, Batangas, La Union, hingga Tagatay.

Menu yang disediakan beragam. Mulai rendang, sambal cakalang, cumi, sampai sayur-sayuran. Semua bahannya didatangkan langsung dari Indonesia. Khusus untuk kontingen Merah Putih yang sedang berlaga di Filipina. "Salah satunya untuk mempermudah cari makanan halal. Sekaligus menghilangkan rasa kangen lah," kata Desi Arianti, koordinator dapur umum Indonesia di Clark.

Mahal? Tidak. Semuanya gratis! Bahkan, ada layanan pesan antarnya. Tetapi memang harus sabar supersabar untuk bisa mendapatkan sekotak nasi dari dapur umum itu. Pasalnya, makanan dikirim sekitar lima jam setelah order melalui aplikasi. Jadi, atlet ataupun ofisial biasanya memesan siang untuk menu makan malam. Atau pesan pagi untuk makan siang.

"Sehari bisa sampai 200 pax yang dikirim lewat jasa ojek online. Itu belum dihitung sama mereka yang makan di sini. Jadi ya masaknya berkali-kali," jelas Eva Calista, mahasiswi Indonesia yang menjadi volunter di dapur umum.(*/c9/na/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

18 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

18 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

2 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

2 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

2 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

2 hari ago