psg-mengadang-real-madrid-dengan-legenda-los-merengues
PARIS (RIAUPOS.CO) – Keperkasaan Real Madrid di Liga Champions musim lalu masih membuat penasaran Paris Saint-Germain (PSG). Apalagi, PSG merasa dieliminasi oleh Real pada babak 16 besar dengan cara kontroversial.
Yaitu adanya klaim pelanggaran striker Real, Karim Benzema kepada kiper PSG Gianluigi Donnarumma sebelum gol pada menit ke-61 di Estadio Santiago Bernabeu, (10/3/2022). Kalau saja gol itu tidak disahkan, PSG yang sudah dalam posisi unggul agregat 2-0 tidak akan kebobolan tiga gol secara beruntun dan kemudian tersisih.
Musim depan, PSG telah memulai upaya meredam ambisi Real untuk mendapatkan gelar ke-15 Liga Champions via Kylian Mbappe. Mereka berhasil mempertahankan striker berjuluk Donatello itu dari rayuan Real.
Kini satu lagi misi sukses dilakukan PSG dalam menyaingi Los Merengues (julukan Real) musim depan. Yaitu memastikan Zinedine Zidane sebagai entraineur klub berjuluk Les Parisiens tersebut. Rumor itu memang sudah berembus sejak musim lalu.
Stasiun radio Prancis Europe 1 Paris dan kanal olahraga RMC Sport adalah yang pertama mengklaim kesepakatan antara Zidane dan PSG telah tercapai.
Tidak tanggung-tanggung, PSG perlu dua petinggi negara untuk ”merayu” pelatih yang memenangkan tiga kali Si Kuping Lebar –julukan trofi juara Liga Champions– bersama Real itu.
”Saya berharap, demi kebaikan persepakbolaan Prancis, dia (Zinedine Zidane, red) kembali dan melatih klub besar Prancis,” ujar Presiden Prancis Emmanuel Macron seperti dilansir L’Equipe dua hari lalu (9/6).
Sebelum Macron, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani telah berbicara dengan Zizou –sapaan akrab Zidane– untuk menerima tawaran melatih PSG.
Emir Qatar terlibat karena PSG dimiliki QSI (Qatar Sports Investments) yang disebut sebagai investor buatan pemerintah Qatar. Sebenarnya gelagat Zidane akan melatih PSG makin tercium sejak final Liga Champions antara Real versus Liverpool FC (29/5).
Kala itu dia bersama keluarga hadir langsung di Stade de France, Saint-Denis. Sekilas momen tersebut tampak biasa saja. Tetapi, bagi pelatih yang jobless, kehadirannya menyimpan misteri.
Ada risiko besar bagi Zidane saat menerima tawaran PSG. Yakni, dia melewatkan kans melatih timnas Prancis yang sudah tinggal beberapa bulan lagi.
Ya, kontrak entraineur Prancis, Didier Deschamps habis per 1 Januari 2023. Salah satu faktor Zidane menganggur sejak mundur dari Real per tahun lalu adalah mengincar posisi Deschamps.
Selain itu, Zidane bakal menodai sakralnya rivalitas Le Classique antara PSG dan Olympique Marseille. Mantan kapten timnas Prancis tersebut lahir di Marseille 49 tahun silam. (io/c9/dns)
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…
Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…