Kepala SKO Riau Aslim (kiri) saat rapat koordinasi tata kelola SKO bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat H Zulkifli Syukur (dua kiri), Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau Erisman Yahya (dua kanan) di Ruang Rapat SKO Riau Jalan Yos Sudarso Pekanbaru, baru-baru ini.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Riau membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024/2025. Sebanyak 130 kuota disiapkan untuk atlet pelajar se-Riau tahun ini. Kuota ini dibuka untuk 19 cabang olahraga (cabor) yang dibina di SKO Riau.
‘’Sebenarnya kami sudah ajukan agar kuota ditambah menjadi 200 orang lebih. Ternyata tak bisa sebab harus disesuaikan dengan anggaran yang ada,’’ ujar Kepala Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Riau Aslim didampingi Ketua Panitia PPDB Babus Selamat dan Bidang Kesiswaan Teguh Nugroho, Ahad (10/3).
Babus Selamat menambahkan, peminat cukup tinggi untuk masuk SKO Riau. Tahun lalu ada 800 lebih yang mendaftar makanya kami minta kuota ditambah tahun ini. Tapi terkunci di anggaran makanya kuota tetap sama seperti tahun lalu,’’ ujarnya.
130 kuota tersebut disiapkan untuk bola tangan (16 orang), bolavoli (12), sepakbola (11), futsal (10), atletik (8), aeromodeling (6), anggar (6), panahan (6), sepaktakraw (6), taekwondo (6), pencak silat (6), renang (6), karate (5), balap sepeda (5), dayung (5), judo (5), tinju (4) , tenis meja (4) dan bulutangkis (4).
Babus Selamat menambahkan penerimaan siswa baru nantinya dilakukan secara online.Di situs pendaftaran, akan ada isian cabor mana yang dipilih dan posisi apa. “Misal di sepakbola, ada pilihan untuk kiper, striker, bek atau gelandang. Calon siswa dipersilakan mengisi sesuai kemampuannya,” ucapnya. Penerimaan siswa baru di SKO Riau memang berbeda dengan boarding lainnya seperti SMA Plus, SMA Pintar dan lainnya. Di SKO tak ada seleksi akademik. Jajaran pelatih ikut menyeleksi dan akan memiliki andil besar dalam penentuan lolos tidaknya calon atlet pelajar tersebut.
Untuk itu, Kepala SKO Aslim pun mewanti-wanti tim seleksi agar tidak macam-macam. Bila ada yang “bermain” bakal dikenakan sanksi. (das)
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…